Trending

Respons keras Ustaz Abdul Somad soal wanita muslim tak wajib berhijab

Ustaz Abdul Somad merespons keras Istri Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah. Saat itu dia menyatakan muslimah atau wanita Islam tak wajib berhijab.

Sontak usai pernyataan dilontarkan, pro-kontra timbul di masyarakat.

“Istilah jilbab dan hijab itu beda banget pengertiannya. Kalau jilbab itu untuk penutup kepala, kalau hijab itu pembatas. Hijab itu dari bahan keras, kayu dan sebagainya, sedangkan jilbab itu penutup dari bahan yang tipis,” ujarnya dalam YouTube Deddy Corbuzier, pada Januari 2020 lalu.

Sinta Nuriyah bilang wanita tak wajib berhijab

Sinta juga menegaskan, kalau perempuan Islam tak harus memakai jilbab, seperti yang ditanyakan Deddy Corbuzier. “Tidak juga, kalau kita mengartikan ayat dalam Alquran secara benar,” ujar Sinta.

Sinta Nuriyah dan putrinya, Inayah Wahid. Foto: Youtube Deddy Corbuzier
Sinta Nuriyah dan putrinya, Inayah Wahid. Foto: Youtube Deddy Corbuzier

Lantas bagaimana tanggapan dua ustaz kondang seperti Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat berkaitan dengan hijab. Ternyata tak ada tawar menawar. Kedua ustaz justru berkebalikan dengan apa yang disampaikan istri Gus Dur itu.

Seperti yang dikatakan Ustaz Abdul Somad, dalam sebuah ceramah yang belum lama ini diunggah, pada 23 Januari 2020. Kata Ustaz Abdul Somad, perempuan yang tak menutup aurat, neraka jahanam tempatnya.

“Suaminya yang diam saja, yang membiarkan istrinya tak menutup aurat, tak akan mencium bau surga,” kata Abdul Somad.

Kata Ustaz jebolan Maroko itu, jilbab adalah kewajiban bagi perempuan Islam yang sudah ditentukan oleh agama. Penggunaannya pun tak sembarangan, termasuk tidak dikawinkan dengan pakaian sempit, transparan, dan hanya boleh terlihat wajah dan tangannya saja.

“Tutuplah aurat. Pakai jilbab panjang. Yang sudah berhijab suka pajang foto di Facebook, Twitter, WhatsApp, pulang dari sini hapus atau tarik semua. Foto-foto yang nampak aurat buang semua. Delete, hijrah total.”

“Yang sudah disave kawan, apa boleh buat. Yang punya friend 5 ribu, bayangkan sudah 5 ribu orang yang melihat foto itu tiap hari. Membiarkan zina mata. Karena kita membiarkan orang lain zina mata dengan foto-foto yang kita tampilkan.”

Tak usah didengar

Senada disampaikan penceramah kondang, Ustaz Adi Hidayat. Kata dia, Allah telah mengeluarkan ayat tentang hijab, yang pastinya harus dilakukan.

Kalaupun ada yang mendengar informasi tentang apapun yang disampaikan ataupun peristiwa orang-orang yang mengingkari ayat-ayat alquran, seperti hijab, dia minta tak didengarkan.

“Wahai Nabi, katakan pada perempuan, istrimu, anak-anakmu yang perempuan, dan perempuan-perempuan muslimah, kenakan hijab atau jilbab bagi mereka, supaya jadi syiar, tanda mereka sebagai seorang muslimah, plus kalau sudah pakai hijab tidak diganggu, mesti dibantu dalam kehidupan,” katanya.

“Subhanallah, turun ayat itu. Kalau ada orang mengingkarinya, misal walaupun seorang ahli, seorang yang gelarnya banyak, dan sebagainya kemudian berbicara jilbab itu tidak wajib bagi perempuan, jauhilah.”

Menurut Ustaz Adi Hidayat, orang yang bilang jilbab tak wajib bagi perempuan adalah orang munafik. Dia pun meminta tak mendengarkan orang-orang yang berkata demikian.

“Yang seperti ini tidak usah didengarkan, membuang energi untuk meresap informasi yang tidak jelas. Apa yang nanti didapatkan? lama-lama malah mendapatkan perilaku seperti mereka. Lama-lama lepas hijabnya. Orang seperti ini, perhatikan ancamannya,” katanya lagi.

Sementara itu di lain sisi, istri Gusdur itu kepada Deddy Corbuzier pun yakin andai suaminya masih hidup, dia akan memiliki sikap yang sama dengannya berkaitan dengan ketidakwajiban hijab.

“Gus Dur kalau masih hidup akan iya (tak mewajibkan muslimah berhijab)” jelas Sinta.

Inayah Wahid, putri Gus Dur yang mendampingi Sinta pun menguatkan hal itu. Inayah mengatakan selama hidupnya, Gusdur tak pernah memerintahkan kepada anak-anaknya untuk wajib berhijab. (Wren Jonah)

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close