Trending

Ribut Banteng vs Celeng di PDIP, Wasekjen umumkan instruksi tegas Mega

PDIP diterpa isu perpecahan akibat urusan dukung mendukung calon presiden untuk 2024. Viral sebutan Banteng vs Celeng ini muncul setelah pernyataan bahwa kader PDIP yang mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 mendahalui arahan Mega disebut telah menjadi celeng.

Salah satunya adalah sejumlah warga Cilacap yang menyatakan dukungannya pada Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pilpres 2024. Pendukung Ganjar yang terdiri dari kader PDIP dan warga itu menamakan diri GP ID atau Ganjar Pranowo Indonesia.

Muslima Fest

Bukan cuma di Cilacap, pendukung Ganjar di wilayah lain juga mengkritik pernyataan Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Pacul Wuryanto. Bambang menyebut kader PDIP yang deklarasikan capres mendahului arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah keluar dari barisan banteng dan telah menjadi sebagai celeng.

Setelah dianggap sebagai celeng, barisan pendukung Ganjar pun justru menunjukkan keberanian dengan mengeluarkan logo kepala celeng berwarna merah dengan taring panjang berwarna putih. Mereka juga menamakan kelompoknya sebagai Barisan Celeng Berjuang.

Logo Barisan Celeng Berjuang. Foto: Ist.
Logo Barisan Celeng Berjuang. Foto: Ist.

Lantas benarkah PDIP dihantam isu perpecahan karena isu dukung mendukung capres?

Wasekjen PDIP tanggapi isu banteng dan celeng

Sementara itu, terkait isu banteng vs celeng yang heboh belakangan Wasekjen PDIP Arif Wibowo akhirnya buka suara. Dia meminta agar para pengurus, kader, anggota, dan simpatisan untuk tetap menjaga marwah partai.

Dia juga meminta agar semua elemen bisa menahan diri tak masuk dalam kegaduhan politik yang tak perlu. Di antaranya yakni membahas capres, bahkan deklarasi dukung mendukung yang berpotensi adanya pembelahan.

“Ingat, di dalam kongres sudah jelas yakni mengamanatkan kepada Bu Mega dan itu sudah diatur di AD ART, bahwa urusan capres adalah hak prerogatif beliau, baik soal capres, menteri, dan lainnya,” kata dia di AKI, dikutip Hops.id, Jumat 15 Oktober 2021.

Ganjar Pranowo. Foto: Antara
Ganjar Pranowo. Foto: Antara

Kata Arif Wibowo, Mega juga sudah berjanji akan selalu mendengarkan aspirasi pengurus, kader dan rakyat. Untuk persoalan capres, baginya bukanlah momentum yang tepat. Sebab arahan Mega sudah jelas, yakni bersama-sama melakukan penguatan kelembagaan partai, menguatkan sayap-sayap partai harus dibentuk, dan lain sebagainya untuk menghadapi Pemilu 2024.

“Kalau kita banteng, maka kita harus tegak lurus pada perintah partai. Banteng itu tertib satu barisan, satu organisasi,” katanya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close