Siaran Pers

Platform digital Tokko, langkah digitalisasi UMKM di Jawa Barat

Trend teknologi digitalisasi yang merebak saat ini, mengubah pola sistem ekonomi yang sebelumnya dilakukan masyarakat secara konvensional menjadi pola yang lebih modern menggunakan platform digital seperti yang dilakukan Tokko.

Tokko hadir sebagia platform yang menjadi wadah bagi para Umkm di Jawa Barat untuk membantu meningkatkan penjualan usaha mikro kecil dan menengah. Dalam peluncuran platform ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sangat mendukung dan mengapresiasi peluncuran platform Tokko di tengah perkembangan teknologi yang terus maju.

“Hari ini merupakan peristiwa yang sangat penting sekali, karena orang-orang yang hadir saat ini adalah orang-orang yang tengah beradaptasi untuk meraih kesuksesan. Saya doakan semua yang hadir adalah kelompok yang mau berubah, mau beradaptasi, mau belajar, untuk mendapatkan kesuksesan di masa depan,” terang Ridwan Kamil di hadapan para pelaku UMKM yang hadir secara virtual pada acara peluncuran Tokko di Bandung, Sabtu (25/9).

Aplikasi digital Tokko
Aplikasi digital Tokko Foto: Ist

Lebih lanjut Ridwan Kamil mengungkap jika peluang umkm yang ada saat ini, bisa memanfaatkan wadah platform digital Tokko dalam memasarkan dan menggarap konsumen yang lebih luas. Dengan platform digital akan lebih banyak lagi konsumen yang dengan mudah menemukan kebutuhan yang sesuai dan ditawarkan oleh umkm yang ada di dalam platform Tokko.

Lorenzo Peracchione, Founder & CEO Tokko, dalam kesempatan yang sama juga mengajak para pelaku UMKM untuk mengambil kesempatan ini dalam mengembangkan bisnis di platform digital melalui aplikasi Tokko yang bisa diunduh di Google Play Store.

“Tokko adalah platform yang bisa digunakan pedagang dengan mudah untuk membangun bisnis online mereka. Tokko membuka akses ke konsumen sehingga pedagang akan mudah meningkatkan jumlah pelanggan dengan lebih cepat. Kami tim Tokko akan mendukung Anda semua. Karena kami percaya bahwa bisnis Anda, brand Anda, dan pelanggan Anda, adalah kunci kesuksesan,” ujar Lorenzo.

Ridwan kamil luncurkan Tokko
Ridwan kamil luncurkan Tokko Foto: ist

Bobby Silalahi, VP Community Tokko, menyampaikan 9 dari 10 UMKM yang masih aktif mengakui bahwa pandemi berkepanjangan mempengaruhi pendapatan mereka secara signifikan. “Tapi di balik semua ini kami melihat secercah harapan. Menurut riset dari Google di akhir 2020, sektor pertumbuhan ekonomi digital Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat. Sektor ini tumbuh 11% dibanding 2019. Riset ini juga menunjukkan dalam 3 tahun ke depan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan tumbuh sekitar 3 kali lipat. Inilah kenapa go digital adalah jalan yang tepat,” ungkapnya.

Problematikanya, pedagang saat masuk ke platform e-commerce berhenti pada aktivitas menaruh foto produk barang di dalamnya. Hal ini tentu tidak cukup untuk membangun bisnis jangka panjang yang berbasis pelanggan.

“Berjualan di e-commerce mirip seperti berjualan di pujasera, semua toko terlihat serupa dengan menu yang hampir sama. Kalau ada satu menu yang kemahalan, maka pelanggan akan pindah ke lapak dengan harga lebih murah,” tutur Bobby memberikan gambaran situasi pedagang online yang terjebak pada siklus perang harga yang tidak berujung.

Kebanyakan pelaku UMKM kini menjemput bola dengan menjual langsung ke pelanggan melalui aplikasi messenger atau media sosial. Tapi tentunya semua ini merepotkan karena semua operasional dilakukan secara manual dari mencatat pesanan sampai memeriksa transaksi pembayaran.

Peluncuran Tokko
Peluncuran Tokko Foto: ist

Arlan Andhika, VP Business Development Tokko, menyampaikan “Brand yang sudah besar seperti Adidas, maupun brand legendaris Bandung memiliki website resmi mereka sendiri, untuk bisa mengendalikan bisnis mereka dan konsumen mereka. Tidak hanya brand besar dan legendaris, tapi juga brand baru seperti D.F.o Bandung milik Dendy Darman Founder unkl347 yang mempercayakan flagship store mereka di dalam aplikasi Tokko,” terangnya.

Melalui aplikasi Tokko, pelaku UMKM bisa membuat website resmi mereka sendiri hanya dengan bermodalkan smartphone saja. Salah satu keunggulan dari memiliki website resmi sendiri adalah, identitas brand pelaku UMKM akan tertap terjaga. Ini jelas berbeda dengan berjualan di e-commerce atau marketplace yang hampir tidak memperhatikan branding.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close