Trending

Maju capres 2024, Ridwan Kamil akhirnya umumkan mau masuk ke partai ini

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan siap maju sebagai calon presiden (capres) di 2024 mendatang. Akan tetapi hingga kini dia masih belum menentukan akan berlabuh ke partai mana sebagai kendaraan politiknya.

Sejauh ini, ada sejumlah pihak yang mengaitkan Ridwan Kamil dengan PPP. Hal ini lantaran dia memang dikenal dekat dengan partai tersebut. Apalagi PPP juga menjadi salah satu partai yang mendukungnya saat maju ke kontestasi Pilgub lalu.

Muslima Fest

Ridwan Kamil juga nampak menunjukkan kedekatannya dengan PPP saat menghadiri Munas Alim Ulama PPP baru-baru ini. Namun, Ridwan Kamil mengaku masih istikharah terkait pencarian partai yang cocok bagi dirinya untuk melanjutkan keputusan politik yang terbaik bagi dia.

“Saya tak pilih-pilih, karena saya punya politik tahu diri, makanya siapa yang memberi kebaikan tentu akan mesti dibalas dengan kebaikan hati pula,” katanya baru-baru ini.

Ridwan Kamil gabung partai Nasdem, PPP, atau PAN

Sementara itu, Ridwan Kamil mengaku akan bergabung dengan partai politik. Dia menyadari untuk menjadi Capres, Ridwan Kamil tentu harus memiliki kendaraan politik demi memuluskan niatannya.

Soal partai mana yang akan dilabuhinya, Ridwan Kamil mengisyaratkan lugas. Bahwa, dia akan coba masuk ke partai yang berpendekatan pada Pancasila. Sebab menurutnya, dengan Pancasila lah sebuah negara bisa berjalan seimbang.

“Saya yakini politik bukan matematik. Sebab di 2019, banyak tokoh-tokoh yang pasang baliho tetapi di detik-detik terakhir tak tercalonkan,” katanya di Apa Kabar Petang, dikutip Selasa 19 Oktober 2021.

Gurbenur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto: Antara
Gurbenur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto: Antara

Dia juga sadar, kalau tak bergabung dengan partai politik, maka tantangan dinamika politiknya akan sangat besar, seperti yang dirasakan saat maju sebagai cagub beberapa waktu lalu.

“Kalau saya masuk partai, yang Pancasila nomor satu yang saya pilih. Enggak boleh ekstrem ke kanan dan ke kiri. Siapa yang jaga Pancasila, itu yang akan saya gabungi,” katanya.

Saat ditanya apakah Nasdem, PPP, atau PAN, yang selama ini mendukungnya di Pilgub, dia tersenyum. “Jawabannya Oktober 2022. Masih tunggu setahun lagi, saya masih timban-timbang. Saya ada di titik tahu diri apalagi masuk ke nasional,” katanya.

Bisa jadi PDIP dan Gerindra

Keputusannya untuk maju sebagai Capres 2024, juga ditentukan ke depan. Kata Ridwan Kamil, bisa jadi pula dia akan memilih Gubernur Jabar untuk dua kali periode.

“Bisa saja saya gabung PDIP dan Gerindra kalau pendekatan Gubernur dua kali. Yang pasti gabung ke partai tidak semata-mata demi potensi 2024. Semua masih opsi, dan masih dalam hitung-hitungan kontemplasi saya,” katanya.

Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo: Foto: Instagram
Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo: Foto: Instagram

Diketahui, sejumlah pengamat memang menyebut Ridwan Kamil punya peluang besar dalam bursa pilpres 2024. Akan tetapi, dia dikatakan ada ganjalan lantaran popularitasnya belum menyebar ke luar Jabar.

Walau begitu, jika dia benar menguasai Jabar, maka dia sudah bisa mengantongi 17-18 persen suara dari total populasi penduduk RI. “Bayangkan kalau seluruh Jabar mendukung Ridwan Kamil, maka dia punya modal suara 18 persen,” kata pengamat politik Muhammad Qodari.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close