Hobi

Mobil Esemka bikin Rizal Ramli minta maaf, ternyata prank

Siapa tak kenal dengan Esemka, mobil yang awalnya digadang akan menjadi mobil nasional dan dicetuskan oleh Wali Kota Solo Jokowi. Akibat mobil Esemka tokoh nasional Rizal Ramli harus meminta maaf setelah 9 tahun mempercayai mobil Jokowi namun batal jadi mobil nasional.

Kondisi tersebut diketahui ketika Presiden Jokowi pernah memengaruhi Rizal Ramli yang kala itu mempercayai rencana Esemka akan diproyeksikan sebagai mobil nasional kebanggaan Indonesia.

Dampaknya menurut Rizal Ramli dirinya ikut menyebarkan prank kepada seluruh rakyat Indonesia, karena mobil Esemka yang awalnya dipercaya akan menjadi mobil nasional.

Mobil Esemka rakita Boyolali
Mobil Esemka rakita Boyolali Foto: Antara

“Saya minta maaf sebesarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas kesalahan saya menyebarluaskan prank alias lelucon,” kata mantan Menteri Ekuin  itu.

Permintaan maaf tersebut diungkap Rizal Ramli melalui akun twitter pribadinya saat mengomentarai kicauan dari aktivis yang juga komika Sammy Notaslimboy.


Dalam cuitannya, Sammy membandingkan ide Elon Musk yang berhasil mewujudkan mobil listrik Tesla hingga saat ini. Sedangkan Esemka hanya dijadikan sebagai mobil politik.

Mantan Menko Ekuin Rizal Ramli
Mantan Menko Ekuin Rizal Ramli Foto: Rmol


Peristiwa mobil Esemka terjadi saat Jokowi masih menjabat sebagai walikota Solo di tahun 2012.

“Sammy, ketika ide Esemka diperkenalkan Jokowi di TV Metro 2012, saya dukung karena buat mobil nasional cukup produksi 300.000 unit (minimum economic of scale, hanya seperempat penjualan mobil nasional). Pasti bisa!” kata Rizal Ramli mengurai kisah optimisnya kala itu.

Namun demikian, apa yang dipikirkan Rizal Ramli ternyata bertolak belakang dengan kenyataan yang terjadi. Sebab, mobil Esemka jalan di tempat dan sebatas dijadikan kendaraan untuk politik.

Hingga kini, saat Jokowi sudah menjabat di periode kedua, mobil Esemka tidak kunjung menjadi mobil nasional. Bahkan publik hampir tidak pernah melihat mobil tersebut mengaspal di jalanan.

“Ternyata saya dan rakyat di-prank! Maaf saya naif, ternyata prank nonstop,” kata Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur.




Mendengar pengakuan jujur Rizal Ramli tesebut, Sammy membalas. Dia menenangkan dan menyebut bahwa yang terkena prank bukan hanya Rizal Ramli seorang, melainkan seluruh rakyat Indonesia.

“Santai aja, Pak. Korban prank-nya se-Indonesia kok, bukan hanya bapak. Hehe,” sindirnya

Saya pada dasarnya tidak suka suudzoon, percaya niat baik orang sampai terbukti sebaliknya ! Ternyata prank berantai itu selalu disetting bagaikan ‘Reality Show’.

Itulah yang bikin banyak yang ambyar dan nyungsep.

Waktu Jokowi di Ruang Tunggu Metro TV akhir 2012, ditemani staff saya, EO. EO lapor saya, itu Esemka kayaknya ngibul. Saya malah marahin, “Ndak boleh suudzon!” tegurnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close