Trending

Ruhut bela Letjen Dudung: Makin pusing kadrun lihat sukses Pangkostrad, segera jenderal bintang empat!!

Politikus PDIP Ruhut Sitompul ikut pula merespons ramainya sosoran publik pada Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman. Mantan Pangdam Jaya itu banyak dikritik lantaran ngomong semua agama benar di mata tuhan dan hindari fanatik berlebihan pada suatu agama.

Ruhut membela jenderal bintang tiga Dudung itu dari kritikan sana sini lho. Menurut politikus PDIP itu, banyak yang iri dengan pencapaian Letjen Dudung.

Ruhut bela Jenderal Dudung

Dalam kicauannya, Ruhut terang-terangan membela Dudung dari berbagai kritikan kanan kiri belakangan ini.
Dalam pandangan Ruhut, para barisan sakit hati iri dengan kesuksesan jenderal Dudung. Malahan Ruhut menyebut para kadrun sakit hati pada Dudung.

Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman
Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman. Foto Instagram @dudung_abdurachman

“Makin pesong saja BSH. Kadrun melihat kesukseskan Letjen TNI AD Dudung Pangkostrad, Do’a Kami Semoga Komandan segera dipromosikan Jabatan di TNI AD Jenderal Bintang Empat, Tuhan Memberkati Paten MERDEKA,” kicau Ruhut dikutip Rabu 15 September 2021.

Gegara omongan semua agama sama, Letjen Dudung jadi bulan-bulanan kritikan. Dia dikritik kalangan Ketua MUI dan juga para tokoh Islam dan politikus Islam.

Semua menolak soal pernyataan semua agama benar di mata tuhan, pernyataan itu pun dianggap keliru lantaran itu adalah menyamakan semua agama. MUI saja sudah memfatwakan haram paham tersebut yang termasuk paham pluralisme agama.

Pernyataan lengkap Letjen Dudung soal agama semua benar

Nah buat Sobat Hopers yang belum tahu konteksnya, dalam arahannya Letjen Dudung awalnya menyampaikan pada masa Covid-19, prajurit harus punya pola pikir positif soal kesehatan. Menurut Dudung salah satu sumber penyakit adalah dari pola pikir yang nggak sehat.

Pangkostrad Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: Ist
Pangkostrad Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: Ist

Selanjutnya Letjen Dudung menasihati prajurit supaya bersyukur dengan pencapaian yang sudah didapat selama ini. Bersyukur dengan apa yang dimiliki itu adalah sikap yang arif.

“Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apapun bentuknya, karna itu semua adalah pilihan kita,” kata Pangkostrad dikutip dari laman Kostrad, Selasa 14 September 2021.

Pangkostrad menyampaikan agar cermat dalam menyikapi berita yang beredar terutama di media sosial, jangan mudah mengirim berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan jangan mudah terprovokasi oleh berita hoax, hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan.

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata tuhan,” ujar mantan Pangdam Jaya tersebut.

Pangkostrad menekankan dalam setiap melaksanakan latihan ataupun tradisi masuk satuan harus profesional dan proporsional.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close