Trending

Cerita Saefullah beresin Pasar Tanah Abang dan ikut lelang jabatan Jokowi

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah meninggal dunia pada Rabu 16 September 2020 usai positif Covid-19. Gubernur Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk salat gaib untuk mengantarkan almarhum. Banyak jejak Saefullah semasa menjadi pejabat di lingkungan DKI Jakarta, salah satunya dia adalah sosok yang sukses beresin pasar Tanah Abang.

Pasar Tanah Abang sempat tertata rapi di masa Gubernur Joko Widodo. Namun suksesnya penataan pasar Tanah Abang berkat manuver dari Saefullah yang kala itu menjabat Wali Kota Jakarta Pusat.

Baca juga: Insiden penusurkan Syekh Ali Jaber, ulama banjir tawaran pengawalan

Beresin Pasar Tanah Abang

Sejumlah warga berjalan di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta, Selasa (30/6/2020).
Sejumlah warga berjalan di Pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta, Selasa (30/6/2020). Foto: Antara

Dalam buku ‘Jalinan Keislaman, Keumatan & Kebangsaan: Ulama Bertutur tentang Jokowi’ karya Mukti Ali Qusyairi, saat itu dia mendapatkan perintah dari Jokowi untuk menata Pasar Tanah Abang yang dikenal sangat semrawut, ruwet, jalanan tertutup tiap hari sehingga tak jelas rupa jalan.

Saefullah mengakui salah satu titik semrawut Pasar Tanah Abang adalah Blok A. Di area ini untuk jalan kaki saja susah. Makanya Saefullah mengakui instruksi Jokowi saat itu adalah tepat untuk merapikan pasar besar tersebut.

Baca juga: Ahok saran bubarkan BUMN, lihat jabatan komisaris banyak titipan

Dalam buku tersebut, Saefullah mengaku begitu mendapat instruksi dari Jokowi, dia langsung mendekati berbagai tokoh di Tanah Abang.

Saefullah tahu kunci penataan Pasar Tanah Abang ada di jalur diplomasi Betawi. Makanya si wali kota itu mendekati para tokoh Betawi dan tokoh lain di Tanah Abang, walau Saefullah juga tokoh Betawi. Jadi lebih mudah. Akhirnya pelan-pelan usahanya berhasil, butuh waktu memang.

“Dibutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk merapikan dan membersihkan jalanan di Tanah Abang dari PKL,” tulis Mukti Ali Qusyairi dalam bukunya tersebut.

Orang Foke ikut lelang jabatan

Sekda DKI Saefullah. Foto: Ist.
Sekda DKI Saefullah. Foto: Ist.

Dalam buku tersebut juga disinggung bagaimana Saefullah ikut lelang jabatan di zaman Gubernur Jokowi. Saefullah mengakui kala itu lelang jabatan adalah sesuatu yang tabu tapi malahan belakangan ditiru daerah lain.

Setelah lolos seleksi lelang jabatan, Jokowi meloloskan dan mengangkatnya jadi Sekda DKI Jakarta.

Baca juga: Ngeri, BIN Sebut pasukan bersenjata yang dmiliki setara TNI

Salah satu pertimbangan Jokowi mengangkat Saefullah adalah prestasinya membereskan Pasar Tanah Abang.

“Jokowi melihat potensi Dr. KH. Saefullah, MPd.I yang terbukti berhasil menyelesaikan masalah Pasar Tanah Abang. Padahal Jokowi tahu Saefullah adalah pendukung Fauzi Bowo (Foke) pada Pilkada DKI Jakarta 2012,” tulis Mukti Ali Qusyairi.

Saefullah sudah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto sejak sakit sepekan lalu sebelum diberlakukan PSBB.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menunjuk Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah, Sri Haryati sebagai pelaksana harian (Plh) Sekda DKI.

Selain Saifullah, setidaknya tujuh pejabat DKI lainnya juga positif terinfeksi Covid-19. Yakni, Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W. Soewaryo, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lasari, Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat.

Selain itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin, Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris, dan Ketua TGUPP Amin Subekti.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close