Trending

Waspada! Said Didu beberkan bukti negara ini sedang dihancurkan

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu ikut mengomentari gejolak politik dan aksi massa yang akhir-akhir ini terjadi di tanah air. Menanggapi sejumlah peristiwa yang terjadi tersebut, Said Didu mengatakan bahwa saat ini negara sedang dihancurkan, ia pun membeberkan sejumlah bukti yang menurutnya berkaitan.

Melalui akun jejaring media sosial Twitter miliknya @msaid_didu, ia menyampaikan enam poin yang menurutnya sebagai bukti dan alasan yang mengokohkan pandangannya terkait Republik Indonesia yang sedang dihancurkan oleh sebuah pihak.

Baca juga: Kocak! Begini suasana di luar negeri jika orang Indonesia pindah warga negara

Adapun bukti-buktinya, kata mantan Staf Khusus Menteri ESDM ini, terlihat dari adanya pelemahan lembaga anti korupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, terdapat upaya penghilangan fungsi dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu. Foto: Instagram.
Mantan Sekretaris BUMN Said Didu. Foto: Instagram.

Selanjutnya, Said Didu juga menyinggung adanya penyerahan sumber daya ekonomi. Hal itu berkaitan dengan terbitnya Omnibus Law UU Cipta Kerja yang baru-baru ini menimbulkan polemik.

Sementara itu sejumlah bukti lainnya terdapat pada UU ‘Corona’ Nomor 2 tahun 2020 yang memungkinan pemerintah dapat dengan bebas melakukan apapun.

Rancangan Undang-undang Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (RUU BIP) hingga adanya recana revisi UU BI juga tak luput dari pandangannya yang dinilai menjadi bukti bahwa Indonesia sedang dihancurkan.

Oleh sebab itu, jebolan Teknik Industri Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengajak agar semua pihak bersatu untuk mengawal jalannya roda pemerintahan, demi terselamatkannya NKRI.

Negara ini sedang dihancurkan lewat:

  1. Pelemahan KPK
  2. Penghilangan fungsi MK
  3. Penyerahan sumber daya ekonomi lewat UU Omnibus Law dan UU Minerba
  4. UU “Corona” No 2/2020 yg bebaskan pemerintah lakulan apapun
  5. RUU BPIP
  6. Rencana revisi UU BI
    Mari bersatu selamatkan NKRI
    ,” kicau Said Didu pada 13 Oktober 2020.
Muhammad Said Didu. Foto: Dok CnR.
Muhammad Said Didu. Foto: Dok CnR.

Sejumlah warganet pun turut berkomentar terkait cuitan Said Didu yang menyebutkan negara Indonesia sedang dihancurkan. Tak sedikit di antara mereka yang setuju dengan argumen yang disampaikan tersebut.

“Waduuhh, ini bisa berdampak besar ya. Misalnya, KPK lemah bikin DPR bebas transaksi untuk UUD pesanan, jika diprotes Judicial Rew. Di MK yang fungsinya untuk melegalitimasi UU pesanan. UU pesanan bikin bebas melakukan apapun. Bebaslah bikin UU apapun. Jadi Negara ini sudah punya siapa?,” balas salah satu warganet.

“Penggusuran akan masif, lahan produktif dan hutan dibeli cukong jadi sawit atau tambang, para pemilik lahan sebelumnya dan warga setempat hanya jadi buruh, sopir, satpam, cleaning service dengan sistem outsourcing,” ujar warganet lain.

“Sepertinnya sudah susah diselamatkan lagi. Turun ke jalan pun gak berarti kalau cuma kumpul dan akhirnya ditendang aparat di akhir acara,” timpal pengguna lainnya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close