Fit

Sebut nabi pernah sesat, Ustaz Evie Effendi diskak Habib Husein Ja’far

Dalam sebuah video ceramahnya, Ustaz Evie Effendi pernah sebut Nabi Muhammad SAW sesat.

Kejadian ini bermula ketika Ustaz Evie berusaha menafsirkan surat Ad-Dhuha ayat ke-7. Ia pun mengemukakan, “Setiap orang itu sesat, awalnya. Muhammad termasuk. Maka, kalau ada yang Mauludan, ini memperingati apa ini? Memperingati kesesatan Muhammad?”

Baca Juga: Daftar ranking menteri hasil survei, siapa yang paling bontot?

Ustaz Evie Efeendi banjir kritik karena bacaan Al-Quran
Ustaz Evie Efeendi banjir kritik karena bacaan Al-Quran Foto: Pinterest

Ceramah tersebut tak ayal menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet. Salah satu tokoh yang ikut mengomentari hal ini adalah Habib Husein Ja’far Hadar. Pemuka agama sekaligus penulis bertema keislaman jebolan ilmu tafsir UIN ini, mengungkapkan pandangan pribadinya melalui kanal Youtube pribadi.

Menurut Habib Husein Ja’far Hadar, ada tiga hal mendasar yang patut dikoreksi dari ceramah tersebut. Pertama, Ust. Evie Effendi hanya memahami Al-Quran secara harfiah dan bermodalkan terjemahan.
Padahal Al-Quran memiliki kedalaman dan keluasan makna. Oleh karena itu, terjemahan dalam Al-Quran memungkinkan terjadinya salah tafsir dan pengertian.

Hal ini pula yang dikhawatirkan oleh Quraish Shihab tentang terjemahan kitab suci. Padahal, memahami Al-Quran tidak cukup hanya dengan pemahaman bahasa, tetapi juga dengan ilmu tafsir, ilmu sejarah, ilmu hadis, dan ilmu lainnya.

Ustaz Evie Effendi pernah sebut Nabi Muhammad sesat
Ustaz Evie Effendi pernah sebut Nabi Muhammad sesat Foto: Galuh

Kesalahan kedua, niatan dan tujuan dakwah dari Ust. Evie Effendi. Menurut Habib Husein, ajakan untuk tidak merayakan maulid Nabi dalam dakwah Ust. Evie Effendi tidaklah patut. Pasalnya, berdakwah bukanlah untuk mendiskreditkan pandangan dari orang yang menganut  pendapat, pandangan, ataupun mazhab yang berbeda.

“Dakwah pada dasarnya adalah merangkul, bukan memukul. Ketika kita memiliki niat berdakwah, maka kita harus memiliki kejernihan pikiran dan kebersihan hati sehingga akan terdapat kelurusan niat,” ujarnya.

Kesalan terakhir sekaligus yang paling utama adalah tidak adanya paradigma tentang keagungan Nabi Muhammad. Menurut Habib Husein, setiap muslim harus percaya bahwa Nabi Muhammad adalah nabi yang agung. Oleh karena itu, iman mereka tidak akan goyah ketika menemukan teks, buku, ataupun hadis yang “mengindikasikan” bahwa Nabi Muhammad SAW tidaklah agung.

Padahal, di Al-Quran sendiri ada banyak ayat yang menggambarkan tentang keagungan Nabi Muhammad. Bahkan, Nabi Muhammad diutamakan sebagai nabi yang paling agung dan diutus untuk seluruh umat manusia.

Selain kontroversi terkait ceramah Ustaz Evie Effendi yang sebut nabi Muhammad pernah sesat, kini ia kembali menerima banyak kritik lantaran kesalahan dalam bacaan Quran.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close