Trending

Segini uang yang diterima korban dari insiden tank tabrak motor & gerobak

Pihak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bertindak cepat atas insiden tank AMX-13 Yonkav (Batalyon Kavaleri) IV yang menabrak gerobak dan motor, sejumlah korban pun telah menerima uang ganti rugi.

Setelah insiden tank milik TNI AD tergelincir dan mengakibatkan empat sepeda motor serta sebuah gerobak rusak parah. Kini pihak TNI AD bertindak cepat dengan mengganti rugi biaya kerusakan yang dialami oleh masyarakat sipil.

Baca juga: Viral video tank TNI AD lindas empat motor dan gerobak, ini kronologisnya

Kejadian yang terjadi di pinggir jalan Rajamandala, Bandung Barat ini sudah ditanganin oleh pihak terkait. Kapendam III Siliwangi Kolonel (Inf), FX Sri Wellyanto mengatakan, masyarakat yang dirugikan dari insiden ini sudah memberikan uang ganti rugi.

Pihaknya telah memastikan tak ada korban jiwa atas kejadian ini, hanya saja ada penggantian biaya materil sebesar Rp15,4 juta.

“Nggak ada korban jiwa, hanya materil saja. Sudah ditandatangani oleh Danyon, sudah langsung koordinasi, musyawarah dan sudah dilakukan ganti rugi,” kata Wellyanto, dikutip Suara.com.

Viral vide tank tabrak empat motor dan sebuah gerobak. Foto: Twitter
Viral vide tank tabrak empat motor dan sebuah gerobak. Foto: Twitter

Dalam sebuah unggahan yang dibagikan oleh akun Twitter @JabreakYudha, ia mempublikasikan surat perjanjian ganti rugi atas peristiwa kecelakaan Tank AMX-13 milik Yonkav (Batalyon Kavaleri) IV yang mengakibatkan kerusakaan pada beberapa sepeda motor dan gerobak tahu gejrot.

“Pada hari ini Kamis, 10 September 2020 kami telah menyetujui dan menerima dengan tanpa paksaan terhadap ganti rugi yang diberikan Yonkav 4/KC terhadap kerusakan sepeda motor dan gerobak akibat terserempet tank AMX-13 Yonkav 4/KC yang sedang melaksanakan latihan di Rajamandala. Selanjutnya kami tidak akan menuntut dan mempermasalahkan apapun terkait dengan kejadian tersebut,” tulis dalam surat perjanjian tersebut.

Berikut daftar ganti rugi yang diterima korban:Sepeda motor Honda Revo nopol D 4341 JH, milik Yuda Hidayat. Diberikan ganti rugi sebesar Rp 6 juta dari yang diminta Rp 5,5 juta.

  1. Sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol D 3878 EU milik Toni Wistory. Diberikan ganti rugi sebesar Rp 2 juta dari yang diminta Rp 1,3 juta.
  2. Sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol D 2276 UCO milik Eeng Supriadi. Diberikan ganti rugi sebesar Rp 1,5 juta dari yang diminta Rp 1,1 juta.
  3. Sepeda motor Honda Supra Fit nopol D 5837 UY milik Toni Wistory. Diberikan ganti rugi sebesar Rp 900 ribu dari yang diminta Rp 500.000 juta.
  4. Gerobak tahu gejrot milik Hariyanti. Diberikan ganti rugi sebesar Rp 5 juta.
Surat perjanjian uang ganti rugi yang diterima korban akibat insiden tank tergelincir di Bandung Barat. Foto: Twitter
Surat perjanjian uang ganti rugi yang diterima korban akibat insiden tank tergelincir di Bandung Barat. Foto: Twitter

Kronologi kejadian

Diketahui sebelumnya, terjadi kecelakaan tank di salah satu persimpangan jalan kawasan Kabupaten Bandung Barat. Adapun kronologis dari kecelakaan itu, pihaknya menjelaskan, bermula ketika adanya iring-iringan tank yang sedang konvoi dari arah Saguling (selatan) menuju Jalan Raya Rajamandala.

awalnya terlihat sebuah tank milik Yonkav (Batalyon Kavaleri) IV keluar dari sebuah persimpangan. Tank pertama berhasil belok dengan mulus, namun ketika tank kedua melaju, terlihat si pengemudi tak bisa mengontrol kendaraannya sehingga membuat tank tersebut tergelincir lalu menabrak sebuah gerobak penjual tahu goreng dan 4 (empat) sepeda motor.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close