Trending

Sejarah bendera Amerika Serikat dan maknanya

Bendera Amerika Serikat merupakan bendera nasional Amerika Serikat yang polanya terdiri dari 13 garis mendatar berwarna merah dan putih yang melambangkan 13 koloni pertama ketika AS merdeka, serta persegi panjang berwarna biru yang di dalamnya ada 50 bintang berwarna putih, yang melambangkan 50 negara bagian di AS.

Sebelum seperti sekarang, bendera Amerika Serikat banyak mengalami perubahan. Ketika Revolusi Amerika dimulai, bendera nasional pertama yang tidak resmi banyak digunakan, dikenal sebagai Bendera Grand Union, dengan strip merah-putih bergantian dan lambang Union Jack di sudut kiri atas, di dalam kotak berwarna biru. Bendera Grand Union banyak dikibarkan di kapal-kapal militer kala itu.

Bendera Grand Union. Foto: Phyllis Schlafly Eagles
Bendera Grand Union. Foto: Phyllis Schlafly Eagles

Kemudian bendera nasional resmi pertama yang disetujui oleh Continental Congress pada tahun 1777 adalah bendera dengan 13 bintang yang disusun membentuk lingkaran di dalam persegi berwarna biru, dan garis-garis merah-putih yang juga berjumlah sama.

‚ÄúDiputuskan, bahwa bendera Amerika Serikat menjadi tiga belas garis, bergantian merah dan putih; bahwa persatuan itu menjadi tiga belas bintang, putih di bidang biru yang mewakili konstelasi baru,” bunyi persetujuan itu, dikutip laman Britannica, 22 Oktober 2021.

Sementara itu tata letak bintang dibiarkan tak diatur. Jumlah 13 bintang yang ada mewakili 13 negara bagian pertama AS, yakni Connecticut, Delaware, Georgia, Maryland, Massachusetts, New Hampshire, New Jersey, New York, North Carolina, Pennsylvania, Rhode Island, South Carolina dan Virginia.

Perancang bendera itu, kemungkinan besar Anggota Kongres Francis Hopkinson, penandatangan Deklarasi Kemerdekaan dari Philadelphia, disebut menyusun bintang membentuk lingkaran cincin untuk melambangkan konstelasi baru.

Bendera Betsy Ross, bendera resmi Amerika Serikat pertama. Foto: Rebel Nation
Bendera Betsy Ross. Foto: Rebel Nation

Saat ini, pola bintang melingkar itu dikenal dengan nama Bendera Betsy Ross. Namun, ada cerita yang beredar luas bahwa Betsy Ross lah yang membuat desain bendera seperti itu pertama kali, sehingga namanya dikenal sebagai Bendera Betsy Ross.

Bendera Amerika Serikat berubah setelah Kongres memberlakukan Resolusi Bendera kedua, yang mengamanatkan bahwa dua bintang ditambahkan ke dalam bendera ketika dua negara bagian baru saja bergabung ke Amerika, yakni Vermont (1791) dan Kentucky (1792).

Kemudian, pada tahun 1818, Kongres menetapkan bahwa bendera haruslah memiliki jumlah garis yang tetap: 13, sementara jumlah bintang harus sesuai dengan jumlah negara bagian, dan setiap bintang baru harus ditambahkan pada tanggal 4 Juli setelah penerimaan negara bagian.

Dalam perjalanannya, jumlah bintang di bendera Amerika Serikat terus bertambah seiring dengan bergabungnya negara-negara bagian ke dalam Amerika Serikat. Pada tahun 1959, Hawaii menjadi wilayah terakhir yang bergabung menjadi negara bagian Amerika Serikat dan diwakili satu bintang baru di dalam bendera.

Bendera Amerika Serikat. Foto: Time Magazine
Foto: Time Magazine

Akhirnya, sejak tahun 1960 hingga saat ini, bendera Amerika Serikat memiliki 50 bintang berwarna putih yang mewakili 50 negara bagian di dalam persegi panjang berwarna biru, dan garis-garis merah-putih yang berjumlah 13. Total, sejak 1777 hingga saat ini, Amerika Serikat telah mengganti pola benderanya sebanyak 27 kali.

Tidak ada arti atau filosofi resmi atau simbolisme pada warna bendera AS. Namun, Charles Thomson, Sekretaris Kongres Continental, menyarankan arti sebagai berikut: “Putih menandakan kemurnian dan kepolosan. Merah tahan banting dan keberanian. Biru menandakan kewaspadaan, ketekunan dan keadilan.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close