Hobi

Sejumlah HP Xiaomi di Indonesia naik harga, perusahaan bongkar alasannya

Xiaomi Indonesia mengumumkan bahwa sejumlah HP dari mereknya telah mengalami naik harga. Hal itu diungkapkan Xiaomi Indonesia melalui akun Instagram resminya. Lantas, apa alasan Xiaomi Indonesia menaikkan sejumlah harga ponselnya?

Lewat penjelasan di caption unggahannya, Xiaomi Indonesia mengatakan bahwa kenaikan harga disebabkan oleh kelangkaan komponen yang melanda industri smartphone dunia. Karena itu, sejumlah produk Xiaomi di Indonesia pun ikut terkena imbasnya.

Hai, Xiaomi Fans! Kami punya informasi penting nih buat kamu. Jadi seperti yang mungkin kalian sudah tahu, kondisi industri smartphone dunia saat ini tengah dihadapkan oleh kelangkaan komponen yang mengakibatkan kenaikan harga,” tulis perusahaan dikutip Hops.ID pada Rabu 13 Oktober 2021.

Poco M3 Pro 5G. Foto: Xiaomi Indonesia
Poco M3 Pro 5G. Foto: Xiaomi Indonesia

Beberapa produk kami juga terkena dampak tersebut, maka dari itu, dengan berat hati, kami harus melakukan penyesuaian harga sebesar Rp100.000 kepada empat produk kami,” lanjutnya.

Xiaomi menjelaskan, terdapat empat produk smartphone-nya yang mengalami kenaikan harga Rp100.000 gara-gara kelangkaan komponen ini. Empat ponsel tersebut adalah Redmi 9A, Redmi 9C, POCO M3 Pro 5G dan Redmi Note 10 5G.

Berikut perubahan harganya:

  • Redmi 9A: Mulai dari Rp1.299.000
  • Redmi 9C: Mulai dari Rp1.499.000
  • POCO M3 Pro 5G: Mulai dari Rp2.699.000
  • Redmi Note 10 5G: Mulai dari Rp2.799.000

Sementara itu Head of Public Relations Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia mengatakan pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan kenaikan harga ini akan berlangsung. Sebab, kebijakan ini bergantung pada struktur ongkos produksi.

Redmi Note 10 5G. Foto: Gizmochina
Redmi Note 10 5G. Foto: Gizmochina

“Kami belum dapat memastikan masa berlaku perubahan harga ini, karena hal ini bergantung pada struktur ongkos produksi,” kata Stephanie menukil Suara–jaringan Hops.ID.

Stephanie tidak menutup kemungkinan harga sejumlah ponsel tersebut bisa kembali normal, asalkan struktur ongkos produksi bisa berubah.

“Kalau di masa mendatang bisa turun, tentu kami akan menyesuaikan,” imbuhnya.

Selain itu Stephanie menuturkan bahwa harga HP flagship Xiaomi di Indonesia tidak naik untuk saat ini.

“Hingga kini belum ada rencana untuk kelas flagship. Kami terus memantau dampak perubahan harga komponen ini sebelum memutuskan kebijakan penetapan harga produk,” ujar Stephanie.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close