Trending

Selalu bawa-bawa isu PKI, PKB bilang Gatot terlalu naif

Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo belakangan acap menggelorakan kewaspadaan bangkitnya PKI di masa kini. Dia kemudian menyinggung rujukan film G30SPKI yang perlu ditonton banyak pihak, agar mengerti sejarah.

Terkait hal ini Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menyebut, film G30SPKI yang sering dijadikan referensi soal PKI perlu direvisi. Hal ini menurut dia beralasan, mengingat film itu tidak sesuai dengan apa yang terjadi dan film dibuat pada masa orde baru, yang dianggap syarat akan muatan politis kala itu.

Baca juga: Rocky Gerung buka rahasia Gatot Nurmantyo dan KAMI, dia itu cuma…

Adapun, kata Maman disitat Republika, berbagai macam bukti dan fakta justru tidak sesuai dengan apa yang terjadi.

“Film G 30 S PKI adalah sebuah tafsir sejarah yang ditulis oleh nalar penguasa ketika itu, tentu sejarah itu perlu di revisi,” katanya dikutip Senin 28 September 2020.

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Foto: Antara.
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Foto: Antara.

Andaipun perlu direvisi ulang, namun diperlukan sebuah keberanian dan kejujuran dalam mengungkap fakta sebenarnya dari peristiwa G30SPKI.

Maka itu dia berharap ada karya seni yang lebih jujur, lebih berani, yang bisa dijadikan pijakan moral agar Indonesia bisa melihat ke depan dengan sejarah yang tak sepihak.

“Kita butuh sebuah tafsiran yang lebih realistis, apalagi generasi milenial hari ini lebih membutuhkan sesuatu yang jujur, yang lebih konstruktif untuk melihat masa depan yang akan datang,” katanya.

Seruan Gatot soal PKI

Maman kemudian menyinggung pernyataan Jenderal Gatot yang dianggap menimbulkan kegaduhan tentang isu kebangkitan PKI gaya baru. Menurut dia, sebenarnya ada yang perlu lebih dikhawatirkan saat ini ketimbang isu PKI yang acap digelorakan Jenderal Gatot, yakni masalah covid-19.

Atas hal itu, Maman kemudian menyebut kalau seruan Jenderal Gatot tentang PKI sangat naif.

Deklarasi KAMI
Deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Foto Instagram @xdigeeembok

“Seruan Jenderal Gatot adalah sesuatu yang sangat naif terkesan tidak sensitif, tidak memiliki sense of pandemic, saya dari pada mengumumkan setengah tiang, justru hari ini kita harus mengobarkan semangat kebersamaan untuk menghadapi Covid-19 ini bersama sama.”

“Musuh kita bukan bayangan hantu masa lalu, musuh kita adalah realita tentang bagaimana kita menghadapi Covid-19 ini,” katanya.

Seperti diketahui, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang peringatan G30/S/PKI.

Dalam surat itu, KAMI meminta presiden bertindak serius terhadap gejala, gelagat, dan fakta kebangkitan neokomunisme dan atau PKI Gaya Baru.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close