Hot

Selebgram Herlin Kenza buka suara, warganet: Lah kok playing victim

Selebgram asal Aceh, Herlin Kenza, mendapat kritikan hingga hujatan dari netizen karena telah membuat kerumunan.

Tidak hanya itu, kehadiran Herlin pada promosi toko pakaian di kota Lhokseumawe, Aceh itu berujung pada pemanggilan polisi.

Herlin Kenza kemudian buka suara. Namun, alih-alih meminta maaf dan mengakui kesalahannya, Herlin justru berterima kasih dan menyebut kejadian itu sebagai sebuah cobaan dari Allah SWT.

“Ada Allah bersama ku. Aku hanya manusia biasa. Aku sangat berterimakasih atas cobaan yang diberikan Allah kepadaku. Insya Allah aku kuat,” tulis Herlin dalam postingan Instagram miliknya (20/7/2021).

Herlin mengumpamakan dirinya sebagai ‘orang terpilih’ karena mendapat cobaan seperti itu. Herlin juga mengaku telah memaafkan sejumlah netizen yang menghujatnya.

“Hanya orang2 terpilihlah yang diberikan cobaan sebesar ini. Demi Allah saya iklas. Dan Untuk orang2 yang sudah mengatakan kata2 kotor baik di kolom komentar, dm dll. Saya sudah memaafkan kalian demi Allah,” ujar Herlin Kenza.

Herlin Kenza. Sumber: Instagram
Herlin Kenza. Sumber: Instagram

Bukannya mendapat simpati, unggahannya tersebut malah semakin mendapatkan komentar pedas dari warganet.

“Kok jd playing victim gitu? Knp ga ngaku aja kl emg itu perbuatan salah? Ga minta maaf? Kan udh ngelanggar peraturan,” komentar @zyalsaz.

“Kan harus koreksi diri juga kak,” kata @adiellasn.

“Lah kok playing victim dah aneh bener hahaha,” timpal @ihugjaeminie.

“Maaf ya mbak, saya fikir anda secara sadar menciptakan kerumunan kok ditengah kami yg berjuang saat pandemic ini. The real evil itu yg mana ya sbnrnya mbak. Jujur kami sedih dan sakit bkn lihat apa yg mbak lakukan, tp dampaknya ke masyarakat. Semoga difahami knp byk yg mrh,” tulis @gldys16.

Selebgram Herlin Kenza undang kerumunan

Herlin Kenza. Foto: Instagram @herlinkenza
Herlin Kenza. Foto: Instagram @herlinkenza

Bermula ketika Herlin Kenza menghadiri undangan pihak toko di Jl. Pasar Inpres, Lhokseumawe, Jumat (16/7/2021) siang. Herlin datang untuk endorse produk pakaian di toko tersebut.

Kedatangannya itu ternyata membuat para penggemarnya datang berbondong-bondong ke toko. Alhasil, kejadian ini memunculkan kerumunan di tengah masa PPKM.

Mayoritas netizen menyayangkan perbuatan Herlin yang dinilai tidak mematuhi peraturan pemerintah dan abai terhadap protokol kesehatan.

Herlin Kenza akan dipanggil polisi

Polisi memastikan akan mengusut kasus kerumunan yang mengundang Herlin Kenza ini. Polisi akan segera memeriksanya.

“Videonya sudah viral dan menimbulkan keresahan. Yang bersangkutan juga akan segera diperiksa terkait kerumunan itu,” ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, dilansir dari Detik (20/7/2021).

“(Pemanggilan Herlin) dalam minggu ini,” tambahnya.

Pemilik toko diperiksa

Sebelumnya, polisi juga telah memeriksa pemilik toko grosir Wulan Kokula beserta beberapa saksi lainnya. Pemilik toko diketahui telah mengundang Herlin Kenza ke promosi toko.

Herlin Kenza. Foto: Berita Kini
Herlin Kenza. Foto: Berita Kini

“Polres Lhokseumawe sudah mengambil langkah melakukan pemeriksaan kepada pemilik toko grosir tersebut,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy (19/7/2021).

Winardy menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus kerumunan tersebut. Menurut Winardy, pemilik toko tersebut dapat dikenai Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 juncto Pasal 55 KUHP tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Oknum polisi diperiksa

Oknum polisi yang mengawal kedatangan selebgram Herlin Kenza, saat mempromosikan salah satu toko di Lhokseumawe, Aceh, diperiksa Propram. Oknum polisi itu akan diberi sanksi jika bersalah.

“Memang benar ada pengawalan dan anggota yang kawal sudah kita periksa,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy (21/7/2021).

Polisi tersebut diperiksa sebagai saksi dalam kasus kerumunan saat pandemi COVID-19 yang tengah diselidiki Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe.

Menurut Winardy, pemeriksaan polisi tersebut dilakukan Propam Polres Lhokseumawe.

“Kita periksa untuk diberikan tindakan disiplin oleh Kapolres,” jelas Winardy.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close