News

Sepak terjang Budi Djarot, orang yang dituding otaki pembakaran poster HRS

Nama Budi Djarot, orator yang tampil dalam unjuk rasa berujung pembakaran poster Habib Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Budi dilaporkan oleh Teuku Syahrial, salah seorang pengikut Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab pada Kamis 30 Juli 2020.

Budi Djarot dilaporkan ke polisi lantaran diduga mengotaki pembakaran poster Habib Rizieq di depan Gedung DPR RI pada 27 Juli lalu.

Baca juga: Bangga rambut pirang ramai disorot, Pasha mau ganti warna lagi

Pembakaran poster Habib Rizieq disebut-sebut kental dengan nuansa adu domba antara kelompok Islam, khususnya FPI dengan PDIP.

Aksi unjuk rasa upaya pembakaran foto Habib Rizieq. Foto: Youtube
Aksi unjuk rasa upaya pembakaran foto Habib Rizieq. Foto: Youtube

Oleh sebab itu, pembakaran poster Habib Rizieq dinilai dibuat sedemikian rupa agar dianggap bagian dari balas dendam PDIP terkait pembakaran bendera mereka atas aksi RUU HIP beberapa waktu lalu.

Desainer pembakaran poster Rizieq juga dinilai pas, memanfaatkan momen 27 Juli yang selalu diperingati PDIP dalam tragedi Kudatuli.

Siapa Budi Djarot?

Sementara itu disitat Pojoksatu, Budi Djarot rupanya merupakan seorang seniman dan politisi. Sepak terjangnya di dunia politik tak bisa dianggap sebelah mata saja. Sebab Budi Djarot juga dikenal sebagai Pentolan Gerakan Jaga Indonesia (GJI).

Adik kandung seniman yang juga politisi PDIP, Eros Djarot ini juga dikenal aktif dalam mimbar bebas pada aksi 27 Juli, 24 tahun silam. Tidak ada yang tahu kenapa Budi tidak tertangkap walaupun cukup aktif saat itu.

Pada tahun 1998, Budi Djarot membentuk sebuah lembaga kemanusiaan yang memiliki beberapa armada ambulans dan masuk dalam wilayah kerusuhan dengan cover lembaga kemanusiaan.

Tahun 2014 Budi menjadi Caleg DPR RI no urut 8 dari Partai Amanat Nasional. No urut 8 bisa di katakan sebagai no urut cantik karena sama dengan no urut PAN saat itu yaitu no 8 juga. Dapil Budi Djarot meliputi wilayah Propinsi Yogjakarta.

Kalah Pileg 2014 Budi Djarot sempat menghilang dan muncul kembali di Pilkada DKI tahun 2017 dan di Pilpres 2019.

Budi Djarot memiliki sejarah yang cukup panjang di dunia politik dan di kenal luas di kalangan politisi politisi papan atas dan pejabat pejabat.

Budi Djarot membantah

Sementara itu, dalam keterangannya, Budi Djarot membantah kalau dirinya sengaja memerintahkan massa untuk membakar poster Habib Rizieq Shihab pada aksi 27 Juli lalu di depan Gedung DPR-MPR.

Kata dia, disitat CNN, Budi sendiri terkejut saat poster yang dibawa sebagai alat peraga tiba-tiba dicabut dan dibakar. Ketika itu, dia mengaku tak bisa berbuat banyak karena sadar massa aksi tengah marah.

“Oh tidak (saya perintahkan). Saya tak mau membakar. Tapi kalau saya menghentikan mereka, jatuh wibawa saya. Silakan saja, namanya juga orang marah,” kata Budi.

Massa PDIP lakukan aksi. Foto: Antara.
Massa PDIP lakukan aksi. Foto: Antara.

Budi mengakui bahwa poster bergambar wajah Rizieq tersebut sengaja dibawa oleh massa sebagai alat peraga aksi. Budi sendiri sudah memerintahkan kepada massa aksi untuk meletakkan spanduk tersebut di pagar Kompleks MPR/DPR.

“Jadi siapapun yang bikin tolong ditaruh di atas, di pagar DPR yang dijaga oleh polisi. Artinya kalau dijaga polisi aman, enggak bisa diambil oleh siapapun,” kata Boedi.

“Saya enggak tahu (siapa yang mencabut dari pagar). Namanya juga amarah, spanduk itu ada yang nyeret langsung ditaruh di lantai,” kata dia.

Setelah itu, kata Budi, terjadi aksi upaya pembakaran dan peristiwa menginjak-injak poster bergambar Rizieq tersebut oleh para massa aksi.

“Saya enggak tahu. Waktu itu saya diam nonton. Jadi penonton saja,” kata Budi.

Topik

2 Komentar

  1. Topengnya terbuka Ormas2 itu tdk pantas dijadikan panutan. Buktinya Pak Budi dilaporkan kepolisi krn merasa terhina pdhal pak Budi sdh memilih lokasi yg sama,aksi bakar2 yg sama krn mencontoh apa yg diperbuat sang panutan sebulan sblnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close