News

Sepak terjang Pinangki Sirna Malasari, jaksa yang bareng pengacara Djoko Tjandra

Media sosial dibuat riuh dengan foto pengacara Djoko Tjandra dengan perempuan berseragam jaksa yang disebut bernama Pinangki Sirna Malasari.

Pelarian licin Djoko Tjandra masih terus diusut. Makanya publik dibuat heboh ketika pengacara buron kasus pengalihan hak tagih Bank Bali itu berinteraksi dengan penegak hukum. Anita Kolopaking, pengacara Djoko Tjandra menuai kontroversi ketika fotonya bersama Ketua MA beredar di Twitter. Belakangan diketahui, foto itu diambil saat Idul Fitri.

Baca juga: Modus murahan kuli yang ngaku PNS, kuras harta ratusan janda muda

“Berfoto bersama dalam suasana lebaran seperti itu biasalah, tidak ada maksud dan tujuan apa-apa,” kata juru Bicara MA Andi Samsan Nganro. Dia memastikan, tidak ada lobi-lobi soal hukum dalam pertemuan itu.

Clear masalah foto bareng ketua MA, media sosial kembali ramai mendapati foto lain Anita Kolopaking. Kali ini dia foto bareng perempuan berseragam jaksa. Narasi yang menyertai foto ini menyebutkan Anita sedang bersama sekretaris pribadi (sespri) Jaksa Agung Pinangki Sirna Malasari.

Djoko Tjandra
Djoko Tjandra dalam persidangan. Foto ANTARA FOTO/Str/Irham/aa.

Meski belum diketahui keterangan lebih lanjut terkait foto tersebut, sosok Pinangki mencuri perhatian. Jaksa berparas cantik tersebut punya latar belakang yang cukup baik di bidang hukum.

Latar belakang moncer

Dalam profil di linkedin, Pinangki mengklaim sebagai investigator dan jaksa di Kejaksaan Agung RI. Dia menggambarkan diri sebagai jaksa dan dosen berpengalaman di bidang penegakan hukum. Memiliki kemampuan dalam hukum pidana, arbitrasi, contract law, legal writing dan corporate law.

Pinangki menjadi jaksa di Kejagung RI sejak tahun 2005. Sebelumnya, dia sempat menjadi dosen di Universitas Trisakti dan Universitas Jayabaya.

Capaiannya dalam bidang akademis juga baik. Dia tercatat memegang gelar  Doktor dari Universitas Padjajaran pada 2011 lalu. Pinangki menulis disertasi berjudul “Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai Lembaga Negara Bantu dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia dan Implikasinya terhadap Pemberantasan Korupsi”. Berkat disertasi tersebut, dikutip dari news.unpad.ac.id, dia berhasil memperoleh yudisium cum laude.

Disangkal oleh Kapuspenkum

Kembali ke foto Pinangki Sirna Malasari bersama pengacara Djoko Tjandra, hal itu masih menjadi misteri. Ketika dikonfirmasi soal foto tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono menyangkal keras narasi yang menyebut Pinangki sebagai sespri Jaksa Agung.

Pinangki Sirna Malasari
Pinangki Sirna Malasari. Foto: Instagram

Dia menegaskan, Pinangki bukanlah sespri Jaksa Agung.“Bukan. Jaksa Agung tidak punya sespri,” kata Kapuspenkum dikutip dari iNews.id, Sabtu, 18 Juli 2020.

Bukan hanya itu, saat ditanya apakah wanita berseragam jaksa tersebut merupakan staf Kejagung, Hari mengaku tidak tahu.“Saya tidak kenal,” jawabnya singkat.

Padahal jika ditelusuri dari rekam jejak di media, Pinangki Sirna Malasari merupakan Jaksa di Kejaksaan Agung. Jabatannya pada Februari 2020 tercatat sebagai Kasubag Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan.

Namanya juga tertera dalam memo Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang dikeluarkan pada tahun 2013. Memo tersebut merupakan pemanggilan untuk calon peserta asesmen kompetensi bagi pejabat fungsional jaksa.

Di sana tercantum nama DR. Pinangki Sirna Malasari, SH, MH dengan pangkat Jaksa Pratama eselon III. Di tahun itu, dia menjabat sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close