Trending

Sepupuan, Danu diduga naksir Amel, kuasa hukum ungkap fakta ini

Selain Yosef Hidayah dan Mimin, sosok lain yang belakangan dicurigai publik terlibat kasus pembunuhan Subang adalah Muhammad Ramdhanu alias Danu. Sebab, keterangannya sering berubah-ubah. Sekarang bilang A, besok bilang B, lusa bilang C. Lantas, patutkah dia dicurigai?

Kuasa Hukum Danu, Achmad Taufan Soedirjo mengatakan, tak ada alasan menuduh Danu sebagai pelaku pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Jalancagak, Subang. Sebab, menurutnya, dia tak punya motif apapun.

Muslima Fest

“Apa sih kepentingan Danu kalau Danu sebagai pelaku? Kepentingan ekonomi, apakah Danu mau merebut yayasan? Kan enggak,” ujar Achmad Taufan, disitat Hops dari Tribun, Senin 25 Oktober 2021.

Danu Subang. Foto: Ist.
Danu Subang. Foto: Ist.

Lebih jauh, Taufan turut menyanggah dugaan Danu jatuh cinta dengan Amalia alias Amel. Sebab, kata dia, keduanya sepupuan dan tak mungkin terlibat ‘lingkaran’ tersebut.

“Apa Danu ada hati sama almarhumah Amalia, kan enggak. Saudara juga kan mereka,” terangnya.

Kesaksian Danu soal pembunuhan Subang disorot

Diketahui, sebelumnya, Danu menyampaikan kesaksian, bahwa sesaat setelah pembunuhan, ada polisi yang menyuruhnya masuk ke TKP dan memeriksan kendaraan yang terparkir di halaman. Namun, tak lama setelahnya, polisi buka suara dan menentang pernyataan tersebut.

Achmad Taufan beralasan, Danu merupakan sosok muda dengan pendidikan kurang tinggi. Sehingga, kemampuan berpikirnya tak sama dengan orang-orang berpendidikan. Itulah mengapa, dia mengira orang lain polisi, padahal sebenarnya bukan.

“Danu melihat dan meyakini itu polisi. Orang itu kan kemampuan berpikirnya beda-beda,” tegasnya.

Danu Subang. Foto: Capture.
Danu Subang. Foto: Capture.

Saat ini, pihaknya hendak meluruskan, bahwa Danu bukannya memberikan kesaksian palsu, melainkan memang salah pengertian saja.

“Kalau saya sekolah sampai S2, saya tahu mana polisi dan mana tidak. Kalau ini, lihat celana bentuk polisi, peralatan polisi, model kayak polisi, sering nongkrong ke kantor polisi, wajar dia sebut itu polisi. Ini yang akan kita luruskan,” kata Achmad Taufan.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close