Trending

Sidik jari Yosef banyak di TKP, pengacara: Jelas tak bisa dipungkiri…

Pengacara Yosef Hidayah, Rohman Hidayat merespons soal opini berkembang menyudutkan kliennya. Salah satunya yang terbaru, kok di TKP pembunuhan Tuti Amel ditemukan banyak sidik jari Yosef.

Rohman mengatakan pengarahan opini banyak sidik jari Yosef dalam kasus pembunuhan Subang ini menjadi salah satu bukti lagi yang merugikan kliennya. Seakan-akan Yosef adalah pelakunya.

Sidik jari Yosef

Rohman menjelaskan wajar lah sidik jari Yosef banyak ditemukan di TKP pembunuhan. Sebabnya karena Yosef kan nggak asing di rumah tersebut.

Yosef angkat jenazah keluarganya di kasus pembunuhan Subang. Foto: Ist.
Yosef angkat jenazah keluarganya di kasus pembunuhan Subang. Foto: Ist.

“Itu memang tidak bisa dipungkiri karena dia tinggal di rumah situ ya, artinya pak Yosef, kemudian kedua korban tinggal di rumah situ, ya jelas sidik jari pak Yosef ada di mana-mana, itu tidak bisa kita pungkiri,” jelas Rohman dalam wawancara di tvOne, dikutip Senin 20 September 2021.

Pengacara Yosef itu menegaskan, kliennya punya alibi kuat nggak terlibat dalam pembunuhan ibu anak pada Rabu pagi 18 Agustus 2021. Posisi Yosef kala itu, pamir bermalam ke rumah istri mudanya dan pulang pagi harinya sudah menemukan rumah TKP pembunuhan berantakan.

“Hanya saya, yang kita sampaikan bahwa pada malam kejadian ada beberapa orang yang menyaksikan bahwa pak Yosef ada di rumah bu Mimin, kemudian pagi-pagi ketika baru masuk rumah, ada saksi yang melihat pak Yosef dan kalau tidak salah pada tubuh korban sendiri tidak ada sidik jari pak Yosef,” kata Rohman.

Olah TKP

Gegara banyak temuan sidik jari Yosef di TKP pembunuhan, anak Yosef sampai ngaku curiga ke ayahnya lho. Yoris Raja Amalullah bilang ke saudaranya tak bisa menyembunyikan kecurigaan pada Yosef. Selain sidik jari, ada temuan bercak darah di jaket Yosef. Namun keluarga meminta Yoris untuk bersabar dulu menunggu pihak kepolisian.

Rohman menjawab soal ini alibi Yosef itu kuat, yaitu posisinya tidak di rumah TKP saat pembunuhan terjadi.

“Jadi di BAP sudah disebutkan beberapa kali, pukul 06.00 sampai hampir 07.00, pak Yosef itu ada di rumah bu Mimi. Jam 06.58 dia janjian dengan seorang caddy untuk bertemu di Lembang. Baru dia jalan naik motor ibu Mimin ke TKP,” jelas Rohman.

TKP pembunuhan ibu anak di Subang
TKP pembunuhan ibu anak di Subang. Youtube Heri Susanto

Di dekat TKP, dia berpapasan dengan saksi Ujang, kemudian Yosef masuk ke rumah. Kondisi sudah berantakan.

“Saat masuk ke rumah, (Yosef) kaget melihat posisi mobil berbalik arah dan miring ke pintu depan rumah, simpan jaketnya di kursi pintu masuk, lihat kondisi rumah berantakan, dia ikuti jejak ceceran darah dari ruang tengah hingga pintu belakang rumah, dia lihat genangan darah. Kemudian dia keluar kemudian panggil ujang tolong ke sini, akhirnya Ujang masuk ke pintu belakang dan Yosef dari pintu depan,” jelas Rohman.

Setelah itu, Yosef minta tolong Ujang lapor ke Pak RT, dan Yosef bilang mau lapor ke Polsek Jalancagak. Pada momen ini, Yosef belum tahu nasib istri dan anaknya telah dibunuh. Ngiranya, Tuti dan Amel dirampok atau diculik gitu.

Nah dalam perjalanan ke Polsek, Yosef mampir ke rumah keponakannya itu dan menceritakan apa yang terjadi di TKP.

“Sebelum masuk Polsek, Yosef mampir dulu ke rumah Danu berikan tahu kondisi ini, bahwa di rumah kemungkinan ada penculikan. Terus dia bilang saya akan datang lapor ke polisi, tapi karena rumah Danu dekat Polsek, dia (Danu) ke Polsek, dan Yosef datang ke TKP lagi disertai dengan anggota kepolisian,” jelasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close