Trending

Simak lima cara yang bisa dilakukan orang tua untuk tingkatkan imunitas anak

Anak-anak rentan terhadap penyakit, misalnya pilek atau batuk. Terlebih di musim pancaroba seperti saat ini dan di tengah situasi wabah virus corona. Salah satu benteng pertahanan agar tidak terpapar adalah dengan meningkatkan sistem imunitas anak agar tidak mudah sakit.

Diketahui bahwa anak-anak lebih gampang sakit karena sistem imunnya yang belum sempurna dan sekuat orang dewasa. Apalagi mereka belum mengerti dan belum begitu peduli dengan kebersihan sekitar.

Ini menjadi alasan mengapa mereka lebih mudah sakit karena banyak dihadapkan dengan bakteri dan risiko untuk sakit pun menjadi lebih tinggi sedangkan sistem imunitas anak belum cukup kuat.

 “Ketika bayi baru dilahirkan, sistem imunnya tidak cukup kuat,” kata dr. Charles Shubin, seorang spesialis kesehatan anak di University of Maryland, seperti dilansir dari hellosehat, Rabu (21/7/2021).

Peran orang tua sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak agar tidak mudah sakit. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk meningkatkan imunitas tubuh anak:

1. Penuhi kebutuhan nutrisinya

Pada bayi yang baru lahir, ASI merupakan makanan utama sebagai antibodi yang meningkatkan sisitem kekebalan tubuh pada bayi. Ini dilakukan setidaknya sampai dua atau tiga bulan pertama, sesudahnya, bisa memberikan susu kombinasi dengan susu formula. Menurut penelitian, manfaat ASI lainnya adalah membantu meningkatkan kekuatan otak dan mencegah terjadinya penyakit, seperti diabetes, alergi, atau infeksi telinga di kemudian hari.

Ketika bertambah usia, paduan sayur dan buah sangat baik untuk kesehatan dan perkembangan tubuhnya. Beberapa sayur dan buah mengandung fitonutrien yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya karena memperbanyak produksi sel darah putih dan interferon untuk melawan infeksi bakteri dan virus.

Makanan tersebut juga melindungi anak dari penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker saat dewasa. Sajikan wortel, kacang hijau, jeruk, stroberi, dan brokoli pada menu makanannya. Untuk camilan, bisa siapkan yogurt, salad buah, atau kacang-kacangan.

Ilustrasi anak makan buah. Foto: Darya Varia
Ilustrasi anak makan buah. Foto: Darya Varia

Namun, pastikan bahwa porsi makanannya sesuai dengan usianya. Sebab terlalu banyak makan bisa membuat bayi rentan memiliki berat badan berlebih.

2. Pantau waktu tidurnya

Studi menunjukkan orang dewasa yang kurang tidur akan mudah sakit karena sistem kekebalan tubuhnya gagal melawan virus, bakteri, atau sel kanker. Hal ini berlaku juga pada anak-anak. Ketika bayi, waktu yang dibutuhkan untuk tidur adalah 18 jam, kemudian balita membutuhkan 12 sampai 13 jam, dan anak prasekolah membutuhkan sekitar 10 jam sehari untuk tidur. Bila anak tidak sempat tidur siang, maka cobalah untuk tidur lebih awal.

3. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar

Selain menjaga kebersihan lingkungan sekitar anak, orang tua harus mengawasi juga kebersihan tubuh anak. Misalnya selalu rutin membersihkan tangan dengan tisu basah atau dengan air. Sebab anak seringkali memasukkan tangannya ke mulut. Pastikan juga kebersihan mainan dan jaga kebersihan bintang peliharaan dan kandangnya. Kemudian, bila terjadi luka saat bermain, segera bersihkan dengan air dan diobati.

4. Ajak berolahraga

Olahraga meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak apalagi jika rutin dilakukan. Olahraga menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat daripada sekadar bermain di taman. Bukan hanya kesehatan anak saja, tubuh orang tua pun juga akan lebih sehat dan terhindar dari penyakit yang bisa menular kepada anak.

5. Jauhkan dari asap rokok dan kendaraan

Asap rokok dan asap kendaraan dapat mengiritasi organ pernapasan anak. Anak lebih rentan mendapatkan efek negatif rokok, seperti bronkitis atau asma, dibanding orang dewasa bila ada asap rokok di sekitarnya.

Ilustrasi anak mengenakan masker. Foto: Ist
Ilustrasi anak mengenakan masker. Foto: Ist

Bila orang tuanya adalah perokok, maka sebaiknya merokok di luar rumah atau hentikan kebiasaan merokok lebih baik dilakukan, ini menghindari anak terpapar langsung dari asap rokok. Gunakan masker pada anak jika bepergian keluar untuk mengurangi paparan polusi udara. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini maka masker adalah hal wajib yang harus dipakai oleh anak.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close