Lifestyle

Siti Fadilah: Indonesia bisa buat vaksin corona, bikin Bill Gates takut

Beberapa waktu lalu, Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari meminta pemerintah tidak menggunakan vaksin COVID-19 buatan Bill Gates. Ia meyakini sejumlah kejanggalan dalam vaksin corona INO-4800 yang dikembangkan oleh Inovio Pharmaceuticals, Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI). CEPI merupakan lembaga yang di-support yayasan Bill Gates.

Saat berbincang dengan Deddy Corbuzier, si presenter mengungkit soal peringatan Siti tentang vaksin dari Bill Gates. Menurut wanita berusia 70 tahun tersebut, banyak kejanggalan yang ditemuinya. “Ada  sesuatu yang aneh. Saya ikuti Bill Gates di forum ekonomi internasional. Dia saat itu berbicara menggebu-gebu bahwa nanti akan ada pandemi,” ujar Siti, dikutip dari chanel YouTube Deddy Corbuzier, Kamis 21 Mei 2020.

Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari
Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari melawan WHO. Foto Instagram @nurudinwriter

Curigai Bill Gates

Siti yang saat diwawancarai sedang dirawat di Rumah Sakit merasa aneh Bill Gates sudah mempersiapkan vaksin untuk pandemi yang saat itu belum terjadi. Dia juga heran, mengapa solusi pandemi adalah vaksin. Bukan menghentikan pandeminya.

Siti mengaku sudah menelaah gerak gerik Bill Gates dari tahun 2017. Kecurigaannya pada Bill Gates bermula dari latar belakang pendiri Microsoft tersebut. “Dia bukan dokter. Kenapa begitu fasih menganalisa akan terjadi pandemi. Menganalisa dunia akan butuh vaksin sekian miliar. Ada apa? Buat saya itu suatu hal yang tidak masuk di akal saya,” ujarnya.

Bill Gates
Bill Gates. Photo: Instagram @imbillgates

Saat masih menjabat sebagai Menkes, Siti berhasil menggagalkan status pandemi yang akan diterapkan WHO untuk flu burung. Atas usahanya, tidak tercipta vaksin flu burung.

Dia sedikit membandingkan COVID-19 dengan flu burung. Bahwa corona tidak terlalu berat seperti flu burung. Di mana pasien flu burung meninggal dalam 2-3 hari. Sedangkan pasien corona memiliki waktu yang lebih lama.

Komersialisasi vaksin

Deddy bertanya apakah COVID-19 sama kasusnya dengan flu burung. “Besarnya hampir sama. Kalau tiap pandemi munculnya vaksin dan obat, ramai seperti sekarang bisa ditebak,” jawab Siti. Dia kemudian menyinggung tentang kelompok yang siap dengan vaksin. “Kalau orang tidak siap sebelum pandemi pasti semua bingung. Lha, ini ada sekelompok orang yang siap dengan vaksinnya.”

Baca juga: Siti Fadilah: Hati-hati dengan vaksin corona buatan Bill Gates

Mendengar pernyataan Siti, Deddy memastikan apakah vaksin menjadi bisnis. “Ya bisnis, kalau pandemi itu munculnya komersialisasi vaksin, maka bisa dipastikan akan terjadi pandemi yang akan datang. Hati-hati kalau vaksin diperjualbelikan, virus diperjualbelikan. Maka pasti si industrialis vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemi berikutnya. Karena tiap pandemi panen,” tuturnya.

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto Instagram @brandsynario

Indonesia bikin Bill Gates ketar-ketir

Menyoal vaksin, Deddy bertanya apakah Indonesia mampu membuat vaksin sendiri. Pertanyaan itu dijawab dengan yakin oleh wanita yang masih menjalani sisa tahanannya ini.

“Mampu dong, Eijkman, Surabaya, Yogya. Saya yakin mereka mampu.” “Tidak perlu bergantung pada mereka yang menjual?”, tanya Deddy. Siti menjawab, kemampuan Indonesia ini yang dikhawatirkan oleh Bill Gates.  “Ini yang agak ditakuti oleh CEPI (lembaga yang diusung Bill Gates). Ini juga yang membuat Bill Gates khawatir dan takut. Jadi hampir semua lembaga yang akan membuat vaksin di-support Bill Gates. Di seluruh dunia, tidak ada yang tidak.”

Lalu Deddy bertanya apakah COVID-19 merupakan bikinan Bill Gates. Salah satu teori konspirasi yang sedang marak dibahas. “Saya tidak mencurigai. Tapi orang bisa berpikir sendiri. Kalau semua orang di-support maksudnya supaya nurut sama kita. Atau setidaknya menghormati yang support,” ujar Siti.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close