Trending

Soal blusukan, Risma berani disumpah Alquran: Saya tidak pernah niat, tapi…

Belum lama menjabat sebagai Mensos, Tri Rismaharini alias Risma langsung menarik perhatian banyak pihak dengan aksi blusukan yang dilakukan di sejumlah titik di kota Jakarta. Sebagian pihak memuji aksi Risma, namun sebagian lain ada yang kontra dan menyebut bahwa aksi blusukan itu adalah rekayasa alias settingan.

Namun demikian, Mensos Risma membantah jika aksi blusukan itu merupakan rekayasa. Ia mengatakan selama ini tidak pernah ada niat blusukan, melainkan menemukan para gelandangan itu di jalanan. Bahkan, soal ini, Risma mengaku berani disumpah Alquran.

“Demi Allah saya berani disumpah dengan Alquran, saya tidak pernah niat blusukan. Tapi itu (gelandangan) saya temukan di jalan,” kata Risma saat rapat bersama Komisi VIII DPR.

Risma temui pemulung di Jakarta. Foto: Twitter.
Risma temui pemulung di Jakarta. Foto: Twitter.

“Kalau saya tanya ‘kamu sudah makan atau belum?’, itu kan kewajiban saya sebagai manusia dan itu betul makan sampai dua piring kadang,” sambungnya disitat Suara, Rabu 13 Januari 2021.

Risma kemudian menceritakan jika ia sering kali berangkat saat subuh hari guna mengontrol kebersihan wilayahnya dan kerap menemukan gelandangan di jalanan.

“Di situ saya ketemu, jadi tidak ada niat (blusukan),” ujar wanita kelahiran 1961 itu.

Risma juga menegaskan lagi bahwa aksinya mendatangi gelandangan itu niatnya adalah murni untuk membantu.

Tri Rismaharini (Risma)
Tri Rismaharini. Foto: Grid health

“Jadi demi Allah saya tidak ada niatan apa pun karena mungkin sebentar lagi saya mati, besok, atau mati kapan tidak tahu. Tapi bahwa niat saya adalah mau niat membantu,” kata dia.

Dalam pertemuan itu, Mensos Risma juga berharap ke depannya, bagi mereka yang selama ini tidak mendapatkan bantuan sosial akan mendapatkan haknya.

Aksi blusukan Tri Rismaharini di sejumlah titik di kota Jakarta beberapa waktu lalu memang menyedot perhatian banyak pihak. Ada yang memuji aksi tersebut, namun ada juga yang kontra serta ada yang menilai blusukan yang dilakukan adalah rekayasa belaka.

Tak cuma itu, sejumlah pihak juga ada yang mengait-ngaitkan aksi blusukan Mensos Risma ini dengan agenda politik seperti pemilihan umum kepala daerah di beberapa tahun mendatang.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close