Trending

Soal Islam arogan, Gus Sahal: Abu Janda ngaco koplak!

Kicauan Permadi Arya atau Abu Janda soal Islam agama arogan ini menuai reaksi dari berbagai kalangan. Komentar Abu Janda menyebut Islam arogan itu dianggap koplak alias bodoh gila. Yang mengatakan demikian adalah Gus Sahal.

Pengurus Cabang Istimewa NU Amerika Serikat, Akhmad Sahal atau Gus Sahal turut mengomentari kicauan Abu Janda soal Islam agama arogan. Menurutnya, Abu Janda salah sebab mengeneralisasi Islam. Padahal yang menolak kebaya, wayang dan sedekah laut bukan agama Islam tapi sebagian kelompok muslim saja.

Muslima Fest

Abu Janda ngaco koplak

Gus Sahal di tayangan Cokro TV. Foto: Youtube.
Gus Sahal di tayangan Cokro TV. Foto: Youtube.

Saking emosinya, Gus Sahal bereaksi dengan kicauan Abu Janda. Sahal mengakui memang ada sebagian muslim yang menolak tradisi lokal nusantara, namun itu bukan karena Islamnya tapi sikap dari pemeluk Islam saja. Nggak bisa jadi patokan bahwa Islam itu arogan.

Dia mencontohkan, ada yang menolak sedekah laut tapi tradisi keagamaan NU malah nggak menolak kearifan lokal tersebut.

“Twit @permadiaktivis1 yg bilang Islam sbg arogan ini ngaco banget. Memang ada aliran Islam tertentu yg haramkan tradisi lokal, tp muslim yg menentang aliran tsb banyak sekali. Paham keislaman NU justru sangat ramah dgn tradisi lokal. Menyebut Islam argoan itu koplak!” jelas Gus Sahal dalam kicauannya di media sosial dikutip Rabu 27 Januari 2021.

Kolom komentar postingan Gus Sahal itu dipenuhi balasan dari warganet. Rata-rata mereka resah dengan kelakuan Abu Janda tersebut. Malahan sebagian warganet berkomentar, agar NU menertibkan Abu Janda. Sebab selama ini Abu Janda mengaku-ngaku sebagai bagian dari NU dan Banser.

“Abu Janda jg sangat Rasisme… NU harus bertindak tegas ke Abu Janda,” kata akun @AriefffSetiawan.

Ada pula yang meminta Gus Sahal untuk meminta pengurus struktural NU agar tak memberi tempa bagi Abu Janda sebab memalukan komentarnya.

“Mohon mas Sahal ikut menghimbau utk NU dan banomnya tdk memberi panggung orang seperti itu, tidak jelas komitmen NU-nya dan malah berseberangan dengan pemahaman Nahdliyyin,” balas @sahal_Sabilil.

Nah Abu Janda bereaksi dengan kicauan Gus Sahal. Pegiat media sosial yang kerap menimbulkan kontroversi ini meminta Gus Sahal melihat konteks kalimatnya menyampaikan Islam itu arogan.

“Jangan diambil tanpa konteks donk yai @sahaL_AS, itu ngejawab cuitan tengkuzul yang provokatif rasis, bukan twit mandiri di temlen,” balas Abu Janda membela diri.

Komentar Islam agama arogan

Permadi Arya alias Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda. Foto Instagra, @permadiaktivis2

Permadi Arya atau dikenal Abu Janda menjadi bulan-bulanan kritikan di media sosial gara-gara kicauannya di Twitter yang menuliskan narasi bernada Islam agama arogan yang menyudutkan kearifan lokal. Gara-gara kicauan ini, terjadi twitwar Abu Janda vs Tengku Zulkarnain.

Warganet dan beberapa tokoh meminta polisi untuk menangkap Abu Janda. Tak pelak, topik perbincangan Abu Janda menjadi trending di media sosial. Ternyata kicauan Abu Janda soal Islam agama arogan ini bermula dari kicauan dari Ustaz Tengku Zulkarnain. Twitwar Abu Janda vs Ustaz Zulkarnain ini sampai berlarut-larut sampai menyeret Kyai Maruf Amin pula.

Nah Sobat Hopers, awal mula twitwar ini saat Ustaz Tengku Zulkarnain memosting soal arogansi dan mayoritas minoritas.

Dalam kicauannya Ustaz Tengku Zulkarnain mengulas arogansi minoritas dalam sejarahnya bakal tumbang juga. Kicauan ini mengulas arogansi minoritas di luar Indonesia.

“Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI,” tulis Ustaz Tengku dalam kicauannya 24 Januari 2021.

Nah kicauan ini disambar oleh Permadi Arya alias Abu Janda. Abu Janda membalasi kicauan Ustaz Tengku Zulkarnain dengan menyoal arogansi laku Islam pada kearifan lokal yang berkembang di Indonesia. Twitwar tak terelakkan.

“Yang arogan di Indonesia itu adalah islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasa aurat,” tulis Abu Janda.

Nah balasan ini berbuntut panjang. Tengku Zulkarnain menilai kicauan Abu Janda ini sudah lewat batas dan menghina Islam.

Makanya dia ngadu dan lapor ke kyai dan Wakil Presiden Maruf Amin. Dalam aduannya, Tengku Zulkarnain meminta perhatian dari Maruf Amin agar memolisikan Abu Janda dengan komentarnya yang menyudutkan Islam.

“Kepada YTH Bapak Yai @KHMarufAmin Mohon bapak perintahkan Polisi utk proses hukum Abu Janda. Kalau tidak saya khawatir, jika tdk diproses, akan ada umat Islam yg marah dan bertindak di luar hukum. Malu NKRI di mata dunia. Matur Nuwun, Yai…,” tulis Tengku Zulkarnain.

Dalih Abu Janda

Diadukan ke Maruf Amin, Abu Janda menangkis Tengku Zulkarnain dong. Dalam pembelaaanya, Abu Janda menuliskan memang ada bukti kok kelompok Islam yang mengharamkan kearifan lokal. Dia mengunggah tangkapan layar pengharaman tradisi sedekah laut sampai kampanye berkebaya serta gelaran wayang kulit.

“Ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin.. dan masih banyak lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat.. kalo gak mau disebut arogan ya jangan injak2 budaya kearifan lokal donk tadz,” balas si Abu Janda.

Namun pembelaan dan dalih Abu Janda ini dianggap tidak tepat konteksnya oleh Ustaz Tengku Zulkarnain. Dia menilai alasan dan dalih Abu Janda itu cuma ngeles saja.

“Anda tidak usah ngeles. Anda dalam twit anda menghina agama Islam, bukan oknum umat Islamnya. Kedua, mana ada ajaran Islam mengharam sesuatu kepada orang di luar Islam? Kalau wanita muslimah diwajibkan berkerudung itu bukan berarti membrangus adat orang lain,” tulis Ustaz Tengku dengan menyertakan tagar #TangkapAbuJanda.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close