Trending

Soal TKA China, Luhut: Bernegara itu nggak bisa lu mau, gua nggak mau

Kasus masuknya 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China ke Indonesia mendapat atensi dari Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Dia kemudian menjawab usai mendapat berondongan pertanyaan dari para wartawan.

Soal TKA China itu disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers secara daring yang ditayangkan di akun Youtube Sekretariat Presiden, pada Selasa siang, 6 Juli 2021.

Muslima Fest

Adapun pertanyaan yang meluncur ke Luhut, di antaranya ada sebagian masyarakat yang merasa tidak adil akivitasnya di dalam negeri dibatasi, sementara ada WNA dari luar yang masih masuk.

Menurut Luhut, bukan cuma China, dia mengakui hingga kini Pemerintah belum menutup pintu masuk bagi warga negara asing yang masuk ke RI. Kata dia, ada sejumlah faktor yang membuat pemerintah hingga saat ini masih membuka pintu masuk WNA di tengah darurat COVID.

Tetapi yang pasti, katanya, semua WNA yang masuk ke Indonesia sudah mengikuti prosedur yang berlaku. “Semua orang asing yang datang ke Indonesia itu harus punya vaccine card. Tidak boleh orang datang ke Indonesia itu belum dapat vaksin 2 kali,” kata Luhut.

Ilustrasi TKA China. Foto: Abc.net.au
Ilustrasi TKA China. Foto: Abc.net.au

Luhut menjelaskan WNA yang masuk ke Indonesia termasuk TKA dari China, sebelumnya sudah menjalani swab PCR di negara asalnya.

Jika hasilnya negatif, barulah bisa meneruskan perjalanan ke negara tujuan, termasuk Indonesia. Setiba di Indonesia, WNA juga harus menjalani swab PCR kembali.

“Kalau sudah PCR negatif, dia datang ke Indonesia dia nanti di-PCR lagi dan dia tinggal selama 8 hari di karantina. Setelah itu, dia di-PCR lagi, kalau dia negatif baru bisa keluar,” jelas Luhut.

Prosedur sama dengan negara lain

Kata Luhut, prosedur yang dilakukan itu sama dengan yang dilakukan negara lain.

“Hanya, ada yang 8 hari (karantina), tergantung negaranya. Ada yang 14 hari, ada yang 21 hari. Nah kita melihat dari hasil studinya dari negara-negara yang kita anggap cukup baik itu kita berikan 8 hari,” jelasnya.

Menurut dia, tak ada yang aneh dengan aturan ini. Jadi, dia meminta agar pihak-pihak yang menyudutkan pemerintah tidak asal sembarangan menuduh.

Ilustrasi TKA China. Foto: BBC
Ilustrasi TKA China. Foto: BBC

“Jadi sebenarnya nggak ada yang aneh. Jadi kalau ada yang asal ngomong ya ndak ngerti masalahnya jangan terlalu cepat ngomong. Itu masalahnya.”

“Jadi kita kan mesti memperlakukan sama dengan apa yang resiprokal. Dunia lain lakukan begitu kira harus lakukan begitu. Enggak bisa dong bernegara itu, lu mau gua enggak mau. Enggak bisa begitu,” kata Luhut tegas.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close