Trending

Sorry Mas Anies, niatan Anda lockdown Jakarta ditentang habis Jokowi

Presiden Jokowi akhirnya secara tegas menolak mentah-mentah permintaan Gubernur DKI Jakarta untuk me-lockdown Jakarta. Sebagai informasi, Anies Baswedan mengaku telah berkirim surat pada pemerintah pusat yang berisi permintaan untuk memberlakukan lockdown di sejumlah wilayah Ibu Kota Jakarta.

Surat tersebut tertulis tanggal 28 Maret dan diterima pemerintah pusat 29 Maret 2020 lalu. Kepala negara sendiri belakangan lebih memilih jalur pembatasan sosial berskala besar dan darurat sipil bisa diterapkan Pemerintah Daerah.

Baca Juga: Tragis! Kisah pasien corona 199 lewati kritis, 13 hari berjuang sampai halusinasi

“Tidak diterima, itu otomatis ditolak,” kata juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman disitat CNBC, Selasa 31 Maret 2020.

Kata Fadjroel, untuk tingkat wilayah dengan skala nasional maupun provinsi, perihal lockdown harus atas dasar persetujuan Presiden Jokowi.

Jokowi memiliki alasan kuat kenapa hingga kini tak kunjung mengambil langkah lockdown seperti yang diminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Indonesia tak ingin kasus serupa yang menimpa India dan Italia terjadi di dalam negeri. Di mana lockdown justru menimbulkan masalah baru, yakni kelaparan dan konflik sosial lain.

“Presiden melihat kalau karantina wilayah itu dengan kasus India, kasus Italia, itu ternyata menimbulkan kekacauan sosial. Kalau tidak direncanakan secara terukur,” ujar Fadjroel.

Oleh karena itu, Kepala Negara justru lebih merasa nyaman dengan sistem pembatasan sosial berskala besar dan darurat sipil. Dia pun berharap agar para kepala daerah gencar mensosialisasikan kebijakan baru ini pada masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah berkirim surat ke Presiden Jokowi untuk me-lockdown ibu kota. Kata Anies, pada usulan yang disampaikan ke Presiden, ada lima sektor yang harus tetap beroperasi meski lockdown diterapkan. Yakni sektor energi, pangan, kesehatan, komunikasi dan keuangan.

Baca Juga: Subhanallah, BMKG kabarkan penampakan hilal di tengah wabah corona

“Kalau langkah, kita menyiapkan semua skenario. Hari-hari ini kita mengatur itu semua termasuk menyusun distribusi logistik untuk masyarakat.”

“Keputusan mengenai karantina wilayah itu ada di kewenangan pemerintah pusat. Kami di Jakarta memang mengusulkan itu,” kata Anies.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close