Trending

Ini sosok pembunuh Tuti Amel, indigo Rara ungkap ciri-cirinya: Satu rumah!

Wanita indigo dan peramal, Rara Istiati Wulandari mengatakan sudah tahu siapa pembunuh Tuti Amel. Namun dia mengaku tak bisa sebutkan nama untuk menghormati asas praduga tak bersalah. Indigo Rara mengatakan pembunuh Tuti Amel sudah jelas sosoknya, dia menjelaskan ciri-cirinya lho.

Dalam penerawangan dan komunikasi dengan awah Tuti Amel, Rara menyebutkan cici-ciri pelaku. Yang jelas kata indigo tersebut, pembunuhnya adalah sosok laki-laki.

Sosok ini ciri-ciri pembunuh Tuti Amel

Dalam penerawangannya di makam Tuti Amel, indigo Rara mengeluarkan media kartu tarot dan kemudian dia mengocoknya. Lalu diambillah dua kartu tarot sebagai penjelasan atas analisisnya. Rara mengocok kartu tarot untuk menganalisis Tuti Suhartini. Kartu pertama yang keluar adalah kartu dengan elemen air.

Tuti Suhartini (kiri) dan Amalia Mustika Ratu atau Amel (kanan)
Tuti Suhartini (kiri) dan Amalia Mustika Ratu atau Amel (kanan). Foto Facebook Ruru Haku So

“Artinya ini memang orang baik, pengayom di keluarga, semasa hidupnya suka membantu, siapapun dibantu,” jelas Rara di Youtube Heri Susanto, dikutip Senin 11 Oktober 2021.

Selanjutnya dia mengocok kartu tarot lagi untuk mengetahui siapa sosok pembunuh Tuti Amel.

“Saya bertanya yang membunuh laki-laki atau perempuan, sosoknya adalah ini,” ujar Rara dengan menunjukkan kartu tarot berlambangkan simbol cinta.

Rara yang pernah berkontribusi evakuasi berbagai perisiwa Barasnas ini menjelaskan simbol cinta ini menunjukkan orang yang spesifik lho.

“Ini berhubungan dengan cinta seseorang yang pernah dicintai dan dia adalah laki-laki,” ujarnya.

Rara menyampaikan apa yang dikatakan adalah pesan arwah tetapi sekali lagi dia tetap menghormati asas praduga tak bersalah, wanita indigo itu tak mau menyebutkan nama ataupun inisial pembunuh Tuti Amel.

“Simbolnya cinta, ini simbol pernikahan , bahasanya cincin, ada orang pernah lingkarkan sesuatu ke ibu Tuti. Petunjuknya seperti itu, apakah saya harus hati-hati. Apakah masih keluarga Bu Tuti, apakah Ibu Tuti kenal sosok itu, jawabannya kenal,” katanya.

Secara lebih spesifik, Rara menjelaskan pelaku pembunuhan ini simbolnya adalah orang yang tinggal satu rumah, dan dalam simbol cinta di kartu tarot itu menunjukkan ada bapak, ibu dan anak.

“Orang kalau menikah dapatnya cincin kan, cincinnya nyimpen cincin, atasnya cinta, satunya cowok. Pihak keluarga satu rumah? Iya, karena di sini ada ibu, bapak dan ada kenangan seseorang pernah berikan dia cinta cincin,” ujar Rara.

Ramalan bisa meleset

Rara mengakui dia bukanlah sosok peramal yang sempurna, bisa saja ramalannya meleset tapi juga bisa jitu prediksinya.

Wanita indigo, Rara Istiati Wulandari
Wanita indigo, Rara Istiati Wulandari saat bertugas pawang hujan. Foto Instagram @raraistiatiw_cahayatarot

“Kembali lagi, saya hanya menguak misteri. Apabila ada pihak yang tersinggung, saya minta maaf, apabila ada yang merasa disebutkan ciri-cirinya oleh arwah. Apakah seorang indigo bisa ngobrol dengan arwah? Nyatanya saya evakuasi Barsarnas, cari orang hilang seperti (insiden) susur sungai di Yogya, orang hilang pendakian, juga saya. Atas izin Allah 80 persen, tidak semua 100 persen kejadian ya, kesempurnaan itu hanyalah milik Allah,” tuturnya.

Selain itu indigo Rara juga berpesan serius kepada pembunuh Tuti Amel. Dia menyampaikan soal karma, kamu berbuat kamu yang kena akibatnya.

“Intinya aku pengen doakan yang membunuh itu, apa yang kamu lakukan kamu akan mendapatkan karmanya sesuai yang kamu lakukan dan saya di sini berusaha menyelamatkan yang masih hidup. Jangan sampai yang bunuh dan culik itu berkeliaran,” ujarnya.

Rara mengancam kepada mereka pembunuh Tuti Amel yang telah merusak ketentraman Desa Jalancagak tersebut.

“Hati-hati ya yang buat nangkal Desa Jalancagak jadi mencekam, arwah itu, maaf buat keluarga Tuti Amel, arwah itu bisa penasaran dan menjangkau mimpi Anda. Jadi lebih baik jujur, apa adanya, berani ngomong salah, dan ungkapkan kebenaran,” kata Indigo Rara.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close