Trending

Sponsor utama Jokowi End Game ternyata bukan orang asing, ini sosoknya!

Meski tak terjadi ledakan massa, namun seruan aksi Jokowi End Game sempat membuat sebagian pihak waswas. Sebab, kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 24 Juli 2021 lalu tersebut kabarnya didalangi sosok tertentu yang ingin mengambil keuntungan. Lantas, siapa gerangan?

Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku yakin, aksi Jokowi End Game disponsori dan dibantu tokoh tertentu yang telah lama dikenal masyarakat. Bukan hanya politisi, tokoh tersebut bisa juga berasal dari kalangan akademisi yang benci Jokowi.

Muslima Fest

“Ada yang sponsori aksi Jokowi End Game. Dibantu, disebar oleh orang-orang yang selama ini dikenal publik. Ada politikus, akademisi, tokoh publik yang semuanya benci kepada Jokowi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip dari Genpi Senin 26 Juli 2021.

Poster Jokowi End Game. Foto: Twitter.
Poster Jokowi End Game. Foto: Twitter.

Itulah mengapa, meski tak direspons antusias masyarakat, namun dia tetap mendesak polisi mengusut dalang di balik seruan aksi tersebut.

“Mereka tidak sadar ajakan itu tak direspons masyarakat bawah, bahkan langsung dibantah oleh beberepa kelompok seperti Grab, Gojek,” tuturnya.

Dugaan lain soal Jokowi End Game

Menurut hasil analisis Ketua Relawan Jokowi Mania atau Joman, Immanuel Ebenezer, aksi Jokowi End Game sebenarnya hanya agenda elite yang sengaja ingin membuat gaduh di Indonesia. Sehingga, menurutnya, ada kelompok tertentu yang mendalangi aksi tersebut.

Immanuel menduga, ada tiga kelompok utama yang mendorong terjadinya aksi tersebut. Namun, dia hanya mengelompokkannya secara umum, bukan khusus. Sehingga, tak disebutkan secara detail latar belakang kelompok-kelompok tersebut.

“Pertama, dalang aksi yang berasal dari elite politik, yang mencoba menaikkan rating kelompoknya,” urai Immanuel Ebenezer, dikutip dari RMOL.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. Foto Presidenri.go.id

Kelompok kedua, kata dia, adalah kelompok kriminal yang akan mengambil untung seandainya aksi tersebut berakhir dengan kekacauan. Tak dijelaskan secara detail siapa sosok yang dimaksud.

“Ketiga adalah kelompok dan komunitas rakyat yang mudah terhasut dengan sebaran meme hoax. Untuk yang ketiga ini, kami harapkan tetap berpikir jernih demi keluarga,” terangnya.

Di tengah upaya provokasi ini, Noel juga mengingatkan, bahwa Presiden Jokowi merupakan seorang kepala negara yang dipilih secara langsung oleh rakyat. Jika ada pihak-pihak yang menentang presiden, maka sama saja melawan jutaan pemilih Jokowi.

“Presiden Jokowi dipilih oleh 86 juta rakyat melalui mekanisme demokrasi. Jadi, yang mereka lawan bukanlah Jokowi, tetapi 86 juta pemilih yang tidak akan rela pilihannya diganggu oleh para kaum elite pemeras dan fasis yang anti terhadap demokrasi,” kata Noel.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close