Lama puasa gelar, 3 faktor Manchester United bermain buruk di musim 2021-2022

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:41 WIB
Skuat Manchester United musim 2021-2022.(Foto: Instagram)
Skuat Manchester United musim 2021-2022.(Foto: Instagram)

Hops.ID - Kurang dari satu pertandingan tersisa, musim 2021-2022 akan berakhir. Musim ini merupakan musim yang buruk bagi Manchester United.

Manchester United saat ini berada di peringkat keenam English Premier League. Mereka gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Di pertandingan terakhir melawan Crystal Palace, Manchester United harus memenangkan pertandingan untuk memastikan partisipasi mereka di Liga Europa musim depan.

Musim ini merupakan perjalanan yang buruk bagi Setan Merah. Padahal terdapat tiga pemain papan atas di skuat musim ini, yakni Christiano Ronaldo, Raphael Varane dan Jadon Sancho.

Baca Juga: Peringati 24 tahun Reformasi, Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat bakal kepung Istana

Awalnya tim yang berkandang di Old Trafford ini masih dikomandoi oleh Ole Gunnar Solskjaer dari musim 2018, apalagi musim lalu Ole berhasil membawa Manchester United finish sebagai runner-up.

Namun di pertengahan musim, Ole Gunnar dipecat karena penampilan Manchester United yang tak stabil, dan Ralf Rangnick ditunjuk sebagai manajer sementara.

Meskipun demikian, penampilan Manchester United tetap sama dan hampir tidak ada peningkatan dalam kinerja tim.

Ada tiga faktor yang digadang-gadang sebagai alasan kenapa performa Manchester United suram di musim ini. Berikut beberapa di antaranya. 

Baca Juga: Berdandan stylish dengan gaya rambut mohawk ikuti trend Gucci Challenge di TikTok, mau heran tapi kok Rayyanza

Ronaldo kurang mendapatkan 'sokongan'

Christiano Ronaldo telah kembali ke klub yang menjadi rumahnya dulu semasa muda. Pemain asal Portugal tersebut ingin mengulang masa mudanya di MU untuk kembali meraih gelar di musim 2021-2022.

Ronaldo tetap sebagai pemain yang mematikan di area lawan Pinalti, terbukti dengan 24 gol yang ia cetak dari 38 laga yang ia mainkan bersama Manchester United musim ini.

Namun, tandemnya kurang memberikan support kepadanya. Sancho tampil biasa-biasa saja di awal musim dan sering gagal masuk starting line-up.

Meskipun memiliki paruh kedua musim yang lebih baik, Sancho hanya memiliki lima gol dan tiga assist dari 38 pertandingan musim ini.

Baca Juga: Punya penggemar fanatik, Iwan Fals pernah didatangi fansnya yang minta ditusuk

Sementara itu, Marcus Rashford membuat dirinya hanya bisa bermain dalam 32 pertandingan musim ini, sebagian besar adalah sebagai pemain pengganti.

Anthony Elanga telah menunjukkan kecermelangan bermain, dan telah  bermian reguler akhir-akhir ini, tetapi usahanya tidak cukup untuk membuat Manchester United keluar dari krisis konsistensi bermain.

Ronaldo bisa saja membuat Manchester United tidak seperti kenyataan saat ini bila para penyerang lainnya bisa memberikan support.

Baca Juga: Ramalan Percintaan Zodiak hari ini 21 Mei 2022, Aries Taurus Gemini hingga Cancer

Absennya pemain kunci dalam waktu lama

Lebih buruk lagi, Scott McTominay dan Luke Shaw menderita cedera dan tidak bisa sering bermain di akhir musim.

Akibatnya, Setan Merah harus menggunakan Nemanja Matic yang sudah uzur usianya sebagai gelandang bertahan dan  Alex Telles sebagai bek kiri.

Telles memiliki kemampuan crossing yang baik dengan kaki kirinya tetapi tidak mampu melakukan serangan menusuk  dari kiri seperti yang biasa dilakukan Shaw.

Sementara itu Nemanja Matic juga tidak bisa menandingi kemampuan box-to-box McTominay dan akibatnya.

Varane juga sering tidak bisa tampil karena cedera dan masalah kebugaran, dan juga ditambah lagi penampilan buruk Harry Maguire.

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Allfootball

Tags

Artikel Terkait

Terkini