Fabio Quartararo dijatuhi penalti pasca senggol Aleix Espargaro, hukuman yang janggal atau wajar?

- Selasa, 28 Juni 2022 | 14:53 WIB
Fabio Quartararo di sirkuit Assen, Belanda (Foto: Twitter/@FabioQ20)
Fabio Quartararo di sirkuit Assen, Belanda (Foto: Twitter/@FabioQ20)
 
 
Hops.ID – MotoGP Belanda telah selesai bergulir dan pembalap asal Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, berhasil keluar menjadi pemenang ajang yang berlangsung di Sirkuit Assen pada Minggu, 26 Juni 2022 tersebut. 
 
Nasib sial dialami oleh juara MotoGP tahun 2021 dan pemimpin klasemen saat ini, Fabio Quartararo.
 
Fabio Quartararo harus pulang dengan 0 poin akibat berusaha menyalip di tukungan kelima dan terjatuh.
 
Dalam insiden tersebut, Fabio Quartararo menyenggol pebalap lain Aleix Espargaro hingga nyaris terjatuh. 
 
 
Beruntungnya, Aleix Espargaro masih bisa melanjutkan balapan sedangkan Fabio Quartararo harus kehilangan sayap aero fairing di bagian kanan motor.
 
Fabio Quartararo sempat masuk pit untuk berhenti membalap, namun sepertinya dia mendapatkan instruksi untuk melanjutkan balapan.
 
Naas, Fabio Quartararo kembali terjatuh di tikungan 5 diduga ada masalah sensor sehingga dia mengalami highside.
 
Beberapa jam setelah balapan berakhir, MotoGP memberikan hukuman kepada Fabio Quartararo berupa Long Lap Penalty di balapan selanjutnya.
 
Akibat hal ini, tentunya banyak orang heran mengapa Fabio Quartararo dihukum sehingga memicu adanya protes kepada MotoGP.
 
 
Seorang jurnalis MotoGP, Simon Patterson dalam Twitternya @denkmit, menyebut hukuman tersebut aneh. Terlebih, ini merupakan pertama kalinya bagi dia melihat pembalap dihukum karena menyeret pembalap lain keluar lintasan.
 
Bahkan, dia menyebut kejadian yang sebelumnya seperti insiden Takaaki Nakagami, Francesco Bagnaia, dan Alex Rins di Catalunya tidak ada penalti.
 
Asisten Fabio Quartararo, Tom, juga ikut geram di media sosial Instagramnya terkait hukuman tersebut tersebut.
 
“Olahraga ini (MotoGP) menjadi sebuah lelucon. Entah berapa kali pembalap mengeluh untuk menggantikan beberapa orang tua. Kami menginginkan kesetaraan, namun tidak seperti ini.” Tulis dalam story Instagram Tom (@t0m06600) pada Minggu, 26 Juni 2022 setelah balapan berakhir.
 
Tak hanya itu, sang pembalap, Fabio Quartararo, juga ikut menanggapi hukuman tersebut dari Instagramnya melalui instastory.
 
 
“Jadi, Saya mendapat Long Lap Penalty untuk balapan selanjutnya. Sekarang Anda tidak bisa nyalip karena mereka mengira Anda terlalu ambisius.”
 
“Dari awal tahun (awal seri) pembalap lain dianggap “Racing Incident”, tetapi mereka menganggap yang saya lakukan terlalu berbahaya.”
 
“Terima kasih kepada para Steward atas pekerjaan luar biasa yang anda lakukan.” Ujar Fabio Quartararo dalam instastory @fabioquartararo20
 
Fabio Quartararo mengatakan hal tersebut karena dia merasa diperlakukan tidak adil.
 
Banyak pembalap yang merugikan pembalap lain tetapi Steward MotoGP tidak memberikan penalti melainkan menganggap hal tersebut merupakan “racing incident” atau “kecelakaan balap”.
 
 
Sedangkan manuver Fabio Quartararo dianggap berbahaya dan Steward MotoGP melakukan hukuman berupa Long Lap Penalty.
 
Fabio Quartararo bukanlah orang pertama yang protes terhadap tim Steward MotoGP, sebelumnya, Alex Rins juga melakukan protes.
 
Dengan hasil MotoGP Belanda kemarin, Fabio Quartararo harus pulang dengan 0 poin dan saat ini terpaut 21 poin dari Aleix Espargaro yang berada di posisi 2.***
 

Editor: Nariyati

Sumber: Twitter @denkmit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MU bantah rencana pemutusan kontrak Cristiano Ronaldo

Selasa, 16 Agustus 2022 | 12:58 WIB