Beberapa pejabat yang sampaikan ucapan duka tragedi Kanjuruhan justru ramai kena hujat

- Senin, 3 Oktober 2022 | 13:07 WIB
PT LIB resmi hentikan sementara BRI Liga 1 2022/2023 akibat buntut kericuhan Stadion Kanjuruhan (Instagram @aremamedia)
PT LIB resmi hentikan sementara BRI Liga 1 2022/2023 akibat buntut kericuhan Stadion Kanjuruhan (Instagram @aremamedia)

Hops.ID – Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang yang terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022 saat ini menjadi perhatian Indonesia dan dunia. 

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD lewat akun Instagram pribadinya pada hari Minggu, peristiwa kerusuhan di Kanjuruhan bukanlah akibat bentrok antar supporter sebab pendukung Persebaya tidak diperkenankan ikut menonton pertandingan secara langsung.

Saat jalannya laga Arema vs Persebaya, hanya ada pendukung Arema di Stadion Kanjuruhan dan penyebab jatuhnya korban jiwa menurut Mahfud adalah akibat berdesak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak.

Baca Juga: Hubungan status Larissa Chou dan Rio Haryanto akhirnya diungkap manajer, ternyata...

Sempat terjadi simpang siur mengenai jumlah korban jiwa akibat peristiwa kerusuhan itu, namun Polri lewat akun Instagram @divisihumaspolri pada Senin, 3 Oktober 2022, menegaskan bahwa jumlah korban yang telah diverifikasi adalah 125 orang korban jiwa dan 323 korban luka-luka.

Hal ini menjadikan peristiwa tersebut sebagai tragedi kematian terbesar kedua dalam sejarah dunia sepakbola setelah peristiwa Estadio Nacional Peru tahun 1964 yang memakan korban jiwa mencapai 300 orang lebih.

Untuk itu Polri berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut dan akan segera menyampaikan hasil penyelidikannya kepada masyarakat.

Baca Juga: Tesla cetak rekor jumlah pengiriman mobil listrik di Q3 2022

Beberapa pejabat dihujat karena nirempati

Peristiwa ini kemudian mengundang rasa simpati dan empati yang mendalam dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri terhadap para korban. 

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Twitter, Instagram @mahfudMD

Tags

Artikel Terkait

Terkini