Eksklusif! Kesaksian Aremania, ngaku dipukuli saat minta polisi agar tidak tembakkan gas air mata

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:00 WIB
Aremania yang masuk ke dalam lapangan stadion Kanjuruhan seusai pertandingan Arema FC dan Persebaya (Twitter @mhmmd_faizall)
Aremania yang masuk ke dalam lapangan stadion Kanjuruhan seusai pertandingan Arema FC dan Persebaya (Twitter @mhmmd_faizall)

Hops.ID – Laga Arema FC dan Persebaya yang berkesudahan dengan kemenangan skuad Bajul Ijo tersebut meninggalkan sejarah kelam bagi Aremania.

Pasalnya, usai pertandingan Arema FC dan Persebaya, ratusan Aremania dan dua petugas polisi meninggal.

Bentrokan Aremania dan polisi terjadi karena Arema FC kembali gagal mengalahkan klub-klub besar Indonesia yakni Persib Bandung, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Hasil Manchester United vs Manchester City: Haaland dan Phil Foden hattrick, Man City menang 6-3 atas MU

Kekalahan paling menyakitkan datang dari Persebaya yang membuat Aremania merasa tidak puas dengan Arema FC asuhan Javier Roca.

Aremania yang merasa tidak puas dengan performa klub akhirnya turun ke lapangan secara serentak dengan mengejar pemain Arema FC dan Persebaya.

Aremania yang turun serentak membuat aparat keamanan gabungan TNI dan Polri kewalahan.

Baca Juga: Tampil gemilang, Gabriel Jesus dianugerahi Man of The Match saat Arsenal lawan Tottenham Hotspur

Pada awalnya, TNI dan polisi berhasil menenangkan Aremania yang ingin mengejar pemain Arema FC dan Persebaya.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: Suara, Twitter @adilah_qilah

Tags

Artikel Terkait

Terkini