Ungkap momen pilu tragedi Kanjuruhan, Javier Roca: Ada supporter tewas di pelukan pemain Arema

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:08 WIB
 Javier Roca, pelatih Arema Indonesia, menjelaskan suasana Locker Room saat tragedi Kanjuruhan. (Tangkapan layar Vidio.com)
Javier Roca, pelatih Arema Indonesia, menjelaskan suasana Locker Room saat tragedi Kanjuruhan. (Tangkapan layar Vidio.com)

Hops.ID - Buntut Tragedi Kanjuruhan, hingga hari ini setidaknya 125 orang dipastikan tewas terinjak-injak usai laga antara Arema Malang dan Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022.

Selain itu, Tragedi Kanjuruhan menyebabkan lebih dari 320 orang lainnya terluka. Hal tersebut diafirmasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Minggu, 2 Oktober 2022.

Sebelumnya, pihak kepolisian mengatakan jumlah korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan berjumlah 129 orang, dan lebih dari 180 orang lainnya terluka.

Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengklaim 172 tewas dalam tragedi Kanjuruhan itu.

Baca Juga: Usai kecam tragedi Kanjuruhan, Susi Pudjiastuti soroti kesimpangsiuran data korban

Namun kemudian Listyo Sigit Prabowo selalu pemangku kebijakan tertinggi dalam hirarki kepolisian mengatakan bahwa terdapat beberapa nama korban yang disebutkan lebih dari satu kali.

"Tapi, sekarang kami masih mengumpulkan lebih banyak data, dan kami akan memperbarui semua perkembangan yang kami dapatkan," kata Listyo dalam konferensi pers, dilansir Hops.ID dari laman Xinhua, Senin 3 Oktober 2022.

Sebagaimana diketahui bahwa Tragedi Kanjuruhan terjadi Sabtu malam, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan.

Tragedi Kanjuruhan dipicu usai Arema Malang kalah dari Persebaya Surabaya dalam lanjutan pertandingan sepak bola liga Indonesia.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Twitter, Xinhua

Tags

Artikel Terkait

Terkini