Waduh! Kisruh tewasnya korban tragedi Kanjuruhan akan sebabkan pihak yang terlibat dihukum 5 tahun penjara

- Senin, 3 Oktober 2022 | 18:33 WIB
Akmar Marhali mengatakan pihak yang terlibat kejadian Kanjuruhan akan dihukum 5 tahun penjara (Twitter @akmalmarhali)
Akmar Marhali mengatakan pihak yang terlibat kejadian Kanjuruhan akan dihukum 5 tahun penjara (Twitter @akmalmarhali)

Hops.ID - Akmal Marhali selaku Koordinator Save Our Soccer saat ini menyatakan pihak yang bersalah atas insiden tewasnya supporter sepakbola Arema dan Persebaya Surabaya akan terancam pidana.

Seperti diketahui kejadian itu terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur setelah adanya pengumuman perolehan skor antara Arema dan Persebaya Surabaya.

Akmal Marhali mengatakan pihak yang ikut terlibat dalam kejadian Kanjuruhan dan menewaskan supporter Arema dan Persebaya Surabaya akan mendapat ancaman pidana dengan hukuman 5 tahun penjara sesuai dengan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) atau harus membayar denda Rp 1 milliar.

Baca Juga: Akmal Marhali beberkan pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan

Pasal 359 KUHP berbunyi: "Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun".

"Bila penyelenggara tidak mampu mengamankan pertandingan maka bisa dikenakan hukum pidana berupa hukuman penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar. Nah ini yang harus dilakukan, membentuk tim pencari fakta," kata Akmal dilansir dari YouTube ADA INFO APA HARI INI? pada 3 Oktober 2022.

Dalam kejadian tragedi Kanjuruhan, Akmal menilai ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyelenggara dan aparat keamanan.

Pelanggaran itu seperti pelanggaran prosedural, pelanggaran SOP, pelanggaran regulasi, dan pelanggaran pengamanan yang telah diatur oleh FIFA.

Baca Juga: Merasa kecewa dengan kekalahan Arema, Javier Roca ngaku siap untuk dipecat: Saya minta maaf dari dalam hati

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: YouTube ADA INFO APA HARI INI?

Tags

Artikel Terkait

Terkini