Jelang laga panas Piala Dunia 2022: Iran berang, Amerika Serikat hapus lafaz Allah dan takbir di benderanya

- Senin, 28 November 2022 | 16:30 WIB
Iran berang usai Amerika Serikat menghapus lafaz Allah dan takbir di benderanya dalam Piala Dunia 2022 (iPleaders)
Iran berang usai Amerika Serikat menghapus lafaz Allah dan takbir di benderanya dalam Piala Dunia 2022 (iPleaders)

 

Hops.ID - Jelang pertemuan Iran kontra Amerika Serikat di Piala Dunia 2022, nuansa panas sudah terasa. Baru-baru ini, Iran melaporkan Amerika Serikat ke FIFA perihal penghapusan simbol Islam pada benderanya dalam Piala Dunia 2022.

Sudah diketahui sejak lama bahwa Iran dan Amerika Serikat merupakan dua negara yang tak akur, terutama dalam hal politik. Mereka kerap bersitegang dalam berbagai hal, termasuk olahraga.

Konflik Timur Tengah menjadi banyak penyebab keduanya berseteru. Selain itu, konflik minyak, senjata nuklir, hingga berbagai peristiwa politik lainnya, turut memanaskan keduanya di dunia olahraga.

Baca Juga: Jarang diterpa gosip miring, Donna Agnesia unggah video ranjang bersama Darius Sinathrya

Perserteruan itu terbawa hingga ranah sepak bola. Amerika Serikat, seperti yang diberitakan kantor berita Iran, IRNA, menghapus simbol Islam di bendera Iran.

Hal tersebut diketahui saat media sosial resmi Timnas Amerika Serikat menggunggah foto klasemen Grup B. Logo di tengah bendera Iran nampak hilang. Diketahui, bendera Iran terdiri dari warna hijau, putih dan biru yang membentang secara horizontal. 

Kemudian di bagian tengah, tepatnya pada warna putih, terdapat lafaz Allah. Sementara itu pada bagian hijau dan merah terdapat tulisan takbir. Nah, tulisan Allah dan takbir ini yang dihilangkan oleh media sosial resmi Timnas Amerika Serikat.

Media sosial Timnas Amerika Serikat menghilangkan simbol Islam di bendera Iran (@USMNT)


Tentu saja, hal ini diketahui oleh Federasi Sepak Bola Iran dan mereka mengajukan secara resmi tuntutan ke FIFA. Tak main-main, tuntutan mereka adalah mengeluarkan Amerika Serikat dari Piala Dunia 2022.

"Dalam tindakan tidak profesional, halaman Instagram federasi sepak bola AS menghapus simbol Allah dari bendera Iran," tulis media Iran, IRNA.

"Federasi Sepak Bola Iran mengirim email ke FIFA untuk menuntut agar mengeluarkan peringatan serius kepada federasi AS," sambung IRNA.

Baca Juga: Cosplay ala Badarawuhi, bagian sensitif tubuh Celine Evangelista ini jadi sorotan dan bikin ngilu: Enggak sama

Disinyalir, keputusan Amerika Serikat mengahpus simbol Islam di bendera Iran sebagai bentuk protes terkait dengan kasus kemanusiaan di Iran. Meski demikian, dikabarkan unggahan AS di media sosial resmi timnasnya itu kini sudah dihapus.

Terbunuhnya Mahsa Amini pada September lalu menjadi protes Amerika Serikat. Amini tewas karena menolak menaati aturan pemerintah Iran perihal hijab.

Skuad Iran sebetulnya juga melakukan protes dengan tak menyanyikan lagu kebangsaan saat pertandingan mekawan Inggris. Para pemain bungkam dan tidak sama sekali menyanyikan lagu kebangsaan.

Baca Juga: 10 Game terbaik PS 2 sepanjang masa yang bikin kita nostalgia dan ingin mainkan lagi

Iran dan Amerika Serikat akan bertemu pada Rabu 30 November 2022 di Stadion Al Thumama. Saat ini Iran berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi tiga poin. Sementara Amerika Serikat ada di posisi ketiga dengan dua poin.

Amerika Serikat belum pernah menang sekalipun pada Piala Dunia 2022. Negeri Paman Sam itu main imbang lawan Wales 1-1 dan Inggris 0-0.

Sementara itu, Iran punya hasil yang lebih baik. Mereka menang 2-0 atas Wales di pertandingan kedua. Hasil ini sedikit menghapus luka Iran yang kalah 2-6 dari Inggris di pertandingan pertama.

Pertemuan pada Rabu nanti bakal menjadi pertandingan yang panas. Peluang Amerika Serikat lolos ke babak 16 besar terbuka lebar jika berhasil menang atas Iran. Amerika Serikat dan Iran terakhir bertemu di Piala Dunia 1998. Saat itu, Iran berhasil menang dengan skor 2-1.***

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: IRNA

Tags

Terkini