Eko Yuli raih medali perak di Kejuaraan Dunia: Bukti janji menuju Olimpiade Paris 2024

- Kamis, 8 Desember 2022 | 14:56 WIB
Ketua NOC Indonesia berfoto bersama lifter putra Eko Yuli Irawan yang berhasil meraih medali di Olimpiade 2020 Tokyo pada Agustus 2021 lalu (NOC Indonesia)
Ketua NOC Indonesia berfoto bersama lifter putra Eko Yuli Irawan yang berhasil meraih medali di Olimpiade 2020 Tokyo pada Agustus 2021 lalu (NOC Indonesia)

Hops.ID - Eko Yuli Irawan, lifter senior Indonesia sukses meraih dua medali perak dan satu medali perunggu dalam kelas 61 kg putra Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 yang berlangsung di Bogota, Kolombia pada Kamis, 8 Desember 2022.

Raihan Eko menjadi medali pertama bagi Indonesia pada event yang menjadi salah satu perebutan poin kualifikasi menuju Paris 2024. Pencapaian tersebut membuat Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari memberikan apresiasinya.

"Selamat untuk Eko Yuli yang berhasil meraih dua silver dan satu perunggu untuk Indonesia. Apa yang telah diraih Eko Yuli menjadi buktii terhadap komitmennya usai Olimpiade Tokyo mengingat ia berambisi untuk tampil lagi di Olimpiade Paris," kata Oktohari dalam rilis NOC Indonesia yang diterima Hops.ID.

Baca Juga: Lirik Anything You Want dari Reality Club, lagu yang sering dikira berasal dari band luar negeri

"Ia tidak main-main dan ditunjukkannya secara serius. Semoga apa yang diraih Eko Yuli bisa menjadi penyemangat bagi lifter-lifter Indonesia lainnya untuk mengejar poin menuju Olimpiade Paris 2024,” lanjut Okto, sapaan akrabnya.

Pada Gran Carpa Americas Corferias, Eko Yuli mencatatkan angkatan total 300kg (165kg clean&jerk dan snatch 135kg). Dengan catatan tersebut, Eko Yuli meraih dua medali perak di angkatan total dan clean&jerk dan perunggu untuk angkatan snatch.

Eko mengakui adanya dominasi lifter asal China, Li Fabin, yang juga rivalnya. Lifter berusia 29 tahun itu mendominasi semua angkatan setelah mencatatkan total 312kg (175kg clean&jerk dan snatch 137kg).

Baca Juga: Kyle Walker beri peringatan ke Kylian Mbappe jelang laga Inggris vs Prancis: Saya gak akan beri dia red carpet

Li Fabin mencatatkan rekor dunia baru pada angkatan clean&jerk yang ia buat. Sebelumnya, rekor dunia clean&jerk dipegang oleh Eko Yuli dengan angkatan 174kg. Rekor tersebut ditorehkannya di Ashgabat pada 2018.

"Terima kasih atas doa dan dukungan dari istri, keluarga, kerabat dekat, dan masyarakat Indonesia. Hari ini di Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Kolombia untuk kualifikasi Olimpiade 2024 baru bisa mendapat medali perak. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi," kata Eko Yuli.

Halaman:

Editor: Fachrina Fauziah

Sumber: NOC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arema FC mulai pertimbangkan untuk bubar

Senin, 30 Januari 2023 | 11:05 WIB