Man City didakwa langgar 100 aturan FFP, Liam Gallagher marah dan sebut Premier League adalah pengganggu

- Selasa, 7 Februari 2023 | 12:53 WIB
Liam Gallagher marah kepada pihak Premier League setelah Man City didakwa langgar 100 aturan keuangan  (Instagram @liamgallagher)
Liam Gallagher marah kepada pihak Premier League setelah Man City didakwa langgar 100 aturan keuangan (Instagram @liamgallagher)

Hops.ID- Juara bertahan Liga Inggris, Man City memang baru saja kembali tersandung kasus Financial Fairplay (FFP).

Diketahui, Man City didakwa telah melanggar 100 aturan keuangan selama 9 tahun terhitung sejak 2009 hingga 2018 lalu, yang mana kasus tersebut telah diinvestigasi selama 4 tahun.

Hukuman yang tak main-main pun akan dihadapi oleh Man City jika nantinya mereka terbukti bersalah terkait kasus tersebut.

Jika mereka terbukti bersalah, beberapa hukuman yang mungkin dihadapi oleh The Citizens adalah pengurangan poin atau bahkan yang lebih buruk adalah dikeluarkan dari Liga Inggris (Premier League).

Baca Juga: Rekan di Al Nassr sebut kehadiran Cristiano Ronaldo menyulitkan tim

Kasus yang menimpa skuad asuhan Pep Guardiola itu kemudian mendapatkan sorotan dari banyak pihak tak terkecuali mantan vokalis Oasis, Liam Gallagher.

Ya, Liam Gallagher yang dikenal sebagai penggemar garis keras Man City itu, merasa geram dengan otoritas Premier League terkait investigasinya terhadap klub idolanya itu.

Kekesalannya itu, Liam Gallagher tuangkan melalui cuitannya di akun Twitternya pada Senin, 6 Februari 2023 waktu setempat.

Dalam cuitannya itu, adik dari Noel Gallagher itu menggambarkan bahwa Premier League itu adalah "pengganggu besar" ditengah berlangsungnya investigasi terkait pelanggaran yang dilakukan oleh Man City.

Baca Juga: Jauh sebelum video syur dengan Ariel Noah viral, Cut Tari sering disebut suka gonta ganti pacar karena hal ini

"Premier League adalah PENGGANGGU BESAR, selidiki 1 selidiki mereka semua," cuit Liam Gallagher sebagaimana yang Hops.ID lansir dari akun Twitternya itu pada 7 Februari 2023.

Sebelumnya, Man City pernah alami kasus serupa yang mana UEFA saat itu mengancam akan melarang Kevin de Bruyne dan kolega untuk tampil di kompetisi Eropa selama dua tahun dan denda 25 juta Pounds atau Rp456 miliar pada tahun 2020 lalu karena kasus Financial Fairplay.

Namun, lima bulan berselang larangan tersebut dibatalkan oleh UEFA dan hanya diberi denda sebesar 9 juta Pounds atau Rp164 miliar oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Baca Juga: Inilah cerita cinta Rano Karno dengan Dewi Indriati, ternyata pernah ditolak saat SMA

Halaman:

Editor: Nada Shofura Faradyana

Sumber: mancity.com, twitter @liamgallagher

Tags

Artikel Terkait

Terkini