Trending

5 Strategi kelola bisnis di tengah pandemi Covid-19

Strategi kelola bisnis memang bukan perkara mudah. Ditambah lagi, kondisi pandemic Covid-19 yang membuat kinerja usaha menurun. Bahkan, tak banyak yang gulung tikar. Namun, putaran bisnis yang cepat membuat pelaku usaha harus memiliki inovasi dan strategi.

Sah! PSBB mulai berlaku, Jakarta bakal lumpuh?

Jadi perkembangan bisnis selalu beriringan dengan inovasi dan strategi para pelakunya. Jika mudah menyerah, maka bisnis pun akan bangkrut.

Ada beberapa jurus yang mesti diterapkan untuk menyelamatkan bisnis di tengah kondisi pandemic Covid-19.

Berikut strategi kelola bisnis di tengah pandemi:

Evaluasi bisnis secara berkala

Mengadakan evaluasi setiap bulanan dalam mengelola bisnis sangatlah penting agar mengerti model dan kinerjanya. Ketika bisnis mengalami penurunan, segera koreksi di mana letak kesalahan tersebut agar segera diatasi supaya tidak terpuruk lagi. Koreksilah secara objektif dengan para karyawan untuk memulihkan kinerjanya.

Andalkan media sosial

Di zaman serba digital seperti sekarang ini, media sosial punya banyak andil dalam kelancaran sebuah usaha. Masyarakat dari semua kalangan atas dan bawah, baik yang tua, muda bahkan remaja hampir menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari untuk berinteraksi di media sosial.

Untuk itu, media sosial digunakan sebagai alat promosi yang tepat untuk menyampaikan produk bisnis konsumen. Beragam media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan semua platform yang lagi booming bisa digunakan sebagai alat promosi bisnis.

Media sosial. Ilustrasi: Pixabay
Media sosial. Ilustrasi: Pixabay

Layani pelanggan dengan maksimal

Dalam berbisnis, aspek yang paling utama adalah memiliki pelanggan. Semakin banyak pelanggan berarti bisnis usaha memiliki pangsa pasar yang bagus. Berilah kepercayaan kepada pelanggan dengan cara misalnya, memberi hadiah atau diskon pada pelanggan agar mereka tidak berpindah ke orang lain. Ikuti keinginan pelanggan dan cobalah tanya tentang kepuasaan mereka dengan produk tersebut.

Jika hal ini dilakukan dengan baik, maka bisnis pasti akan berangsur-angsur membaik. Tentu saja hal ini akan berbanding lurus dengan kinerja usaha Anda karena kepercayaan para pelanggan.

Cari ide dengan karyawan

Sebagai seorang atasan, tak ada salahnya juga mendengarkan pendapat dan ide dari karyawan. Jangan bersikap egois dan merendahkan jabatan. Karena bisa saja mereka mempunyai cara jitu dan ide cemerlang, karena merekalah ujung tombak operasional bisnis sehari-hari.

Dengarkan pendapat mereka saat diadakan diskusi evaluasi bersama. Para karyawan dapat diberi kesempatan berkontribusi lebih dengan ide-ide segarnya demi kelangsungan usaha Anda.

Ilustrasi karyawan. Foto: Pixabay
Ilustrasi karyawan. Foto: Pixabay

Efisiensi

Salah satu hal yang perlu dilakukan jika bisnis di ambang kebangkrutan adalah melakukan efisiensi. Mengurangi biaya operasional bisa menyelamatkan keberlangsungan bisnis untuk ke depannya. Belilah barang yang sedang dibutuhkan agar tidak membuang biaya operasional, atau mungkin bisa mengurangi jumlah karyawan yang sekiranya tidak terlalu berdampak pada operasional.

Cara lainnya yang bisa kita lakukan adalah memangkas biaya-biaya lain seperti listrik, pengeluaran dana untuk rekreasi bersama karyawan atau bahkan berhenti sejenak untuk memberi bonus untuk karyawan. (Saugy Riyandi)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close