Trending

Sudahi ceramah, Yahya Waloni: Kalau mau lanjut, honornya tambah

Kendati dikenal keras dan acap mengkritik pemerintah, namun ceramah Ustaz Yahya Waloni cukup diminati banyak pihak. Bahkan, hingga saat ini, dia masih aktif berdakwah dari satu masjid ke masjid lainnya.

Menariknya, baru-baru ini viral di media sosial, video yang menampilkan Yahya Waloni berhenti ceramah lantaran waktunya dirasa sudah habis. Dia pun enggan melanjutkan, kecuali mendapat honor tambahan. Setidaknya hal itu yang terlihat pada video berjudul ‘Ceramah Terbaru Ustaz Yahya Waloni’ di saluran Youtube Termometer Islam.

“Ini sudah lewat waktunya (untuk ceramah). Karena dikasih waktu satu jam setengah. Saya berhenti pas satu jam setengah. Dah, sudah jam sembilan. Jangan ditambah (waktunya), konsisten. Konsisten,” ujar Ustaz Yahya Waloni di hadapan para jamaahnya, dikutip Rabu 10 Februari 2021.

“Kalaupun mau ditambah, maka honornya harus (ditambah juga),” sambungnya.

Ustaz Yahya Waloni. Foto: Youtube.
Ustaz Yahya Waloni. Foto: Youtube.

Pada kesempatan tersebut, sebelum benar-benar mengakhiri ceramahnya, Yahya Waloni juga mempromosikan dagangan kaos yang ditujukan untuk keperluan amal. Nantinya, kata dia, hasil penjualan itu disumbangkan untuk saudara muslim di Palestina.

“Sekarang di depan saya ini ada 10 kaos. Bagi jamaah yang kelebihan harta, ini kaos ini memang tak seberapa, tapi nilai materi yang bisa kita bantu. Kita enggak bisa berperang melawan Yahudi biadab itu, tapi dengan harta kita insya Allah terhitung sebagai amal jariyah kita,” ucapnya.

Dia juga berkisah, sebelumnya pernah menjajakan kaos serupa kepada jamaahnya di masjid. Hasilnya, ada yang berani menebusnya dengan harga Rp1 miliar. Hal itu, kata dia, merupakan bentuk kepedulian umat kepada saudara sesama muslim.

“Tapi kalau saya lihat ibu-bapak enggak bakal sampai situ lah, keliatan dari jidatnya. Tapi siapa tahu (ada yang mampu juga). Bagi yang berminat, acungkan tangan,” tegasnya.

Ustaz Yahya Waloni. Doc. Youtube

Tak lama setelahnya, mulai banyak jamaah yang menawar kaos tersebut. Kebanyakan dari mereka berani membelinya di harga Rp1 juta.

“Ayo cepat, siapa lagi? Biar kita cepat pulang,” kata Yahya Waloni.

Setelah dinantikan sekian menit, ternyata tak ada lagi jamaah yang membelinya. Ustaz Yahya Waloni pun mengakhiri ceramahnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close