Trending

Ramai Sukmawati Hindu, Ustaz Hilmi Firdausi: Makin jelas hitam putihnya

Publik sedang ramai membahas Sukmawati Soekarnoputri pindah masuk Hindu setelah memeluk Islam. Nah di tengah ramainya isu Sukmawati itu, dai muda Hilmi Firdausi menuliskan cuitan muslim tapi sering menghina Islam lho.

Tapi jangan baper dulu ya, dai muda Hilmi Firdausi itu menuliskan cuitan itu tidak menyebutkan nama Sukmawati lho. Entah siapa yang dimaksud dari cuitan tersebut.

Muslima Fest

Lagi ramai isu Sukmawati, Hilmi Firdausi nulis beginian

Dai muda Hilmi Firdausi menuliskan sindiran muslim kok kelakuannya sering singgung umat Islam. Menurutnya solusi yang win-win untuk muslim yang seperti ini ya keluar dari Islam.

Ustaz Hilmi Firdausi. Foto: IG
Ustaz Hilmi Firdausi. Foto: IG

“Ketika ada seorang yang mengaku muslim tapi seringkali menyinggung perasaan ummat Islam, maka keputusan terbaik baginya & juga orang lain adalah pindah agama, jadi makin jelas hitam & putihnya,” tulis ustaz muda ini dikutip dari akun Twitternya, Sabtu 23 Oktober 2021.

Nah banyak balasan pada cuitan ini lho. Ada yang menduga sindiran Hilmi itu dialamatkan pada Sukmawati. Sebagian balasan lainnya, mendukung pernyataan dari Hilmi tersebut.

Respons Sukmawati masuk Hindu

Beberapa tokoh merespons Sukmawati masuk Hindu setelah melepas keyakinan Islamnya. Tokoh Papua, Christ Wamea meminta Sukmawati usai memeluk kepercayaan lain, putri proklamator Indonesia tersebut tak lagi menyinggung atau menghina ajaran Islam.

“Pindahnya Sukmawati ke agama Hindu merupakan haknya untuk bisa kembali ke agama leluhurnya,” ujar Arya, dikutip Hops, Sabtu 23 Oktober 2021.

Undangan acara Sukmawati masuk Hindu
Undangan acara Sukmawati masuk Hindu atau Sudhi Wadani. Foto Instagram @aryawedakarna

Christ Wamea berharap, Sukmawati tak lagi menyinggung agama terdahulunya. Biarlah dia menjalani kepercayaan Hindu tanpa harus menghina Islam.

“Kalau sudah pindah ke agama leluhur, jangan hina-hina Islam lagi,” kata tulis Wamea.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close