Entertainment

Suntik filler hingga keluar nanah, Rency Milano terancam infeksi tulang

Adik kandung Rency Milano, Elma Theana menggalar konferensi pers untuk menginformasikan kondisi terbaru Rency yang sebelumnya mengeluarkan nanah dari dagu.

Dilansir dari akun Instagram Lambe Turah, Elma mengklarifikasi bahwa Rency tidak melakukan operasi dagu, tetapi melakukan suntik filler. Sayangnya, efek samping dari filler tersebut membuat wajah Rency membengkak dan mengeluarkan nanah.

Baca Juga: 6 Artis ini bolak-balik pindah agama, rata-rata karena alasan ini

Elma Theana dan Rency Milano
Elma Theana dan Rency Milano Foto: Instagram

“Kakak saya ini udah tiga kali mengalami infeksi, cuma yang kemarin itu buat saya, infeksinya udah yang bahaya. Karena udah bikin mukanya kaya Hulk gitu, ya. Udah bengkak semua,” ujarnya.

Menurut dr. Teguh dari Teta Aesthetic Clinic, suntik filler sebenarnya relatif aman. Hanya saja dalam kasus Rency Milano, tim medis menduga ada benda “tak lazim” yang disuntikkan ke wajah artis tersebut.

“Masyarakat harus paham bahwa filler itu relatif sangat aman, filler yang benar ya. Filler yang umum digunakan di dunia, termasuk di Indonesia ini bahannya adalah Hyaluronic Acid, asam hialuronat,” tuturnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai benda lazim yang disuntikkan ke wajah Rency, tim medis pun akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Biasanya, dalam waktu 6 bulan hingga 1 tahun, tubuh akan menyerap kandungan asam hialuronat dengan sendirinya. Namun dalam kasus Rency Milano, filler pada dagunya tidak menghilang selama dua tahun. Bahkan, filler tersebut mengeras seperti batu.

Kondisi wajah Rency Milano Foto: Instagram @elmatheana
Kondisi wajah Rency Milano Foto: Instagram @elmatheana

Untuk menanganinya, tim medis pun memutuskan untuk mengeluarkan benda asing tersebut dari wajah Rency milano. Prosedur operasi pun akhirnya ditempuh untuk menyelamatkan Rency.

Jika tidak ditangani secara cepat, infeksi yang dialami oleh Rency Milano dapat menjalar, bahkan hingga menyebabkan infeksi tulang tengkorak.

dr. Teguh pun menekankan kepada masyarakat untuk mendatangi tenaga medis profesional jika ingin melakukan prosedur medis, termasuk dalam prosedur kecantikan.

Selain itu, ia juga berpesan agar material, obat, serta teknik medis yang digunakan harus berbasis kepada riset. Sehingga tercipta pelayanan medis yang “evidence based medicine“.

Dengan kasus malpraktik yang menimpa Rency Milano, masyarakat diharapkan dapat lebih berhati-hati ke depannya. (re2)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close