AS-China

Hubungan AS-China sempat bersitegang dalam perang dagang. Akan tetapi, mantan penasihat keamanan nasional Amerika Serikat, John Bolton mengungkapkan bahwa Donald Trump pernah minta bantuan China. Bantuan yang dimaksud adalah agar ia bisa terpilih kembali dan memenangi pemilihan presiden AS 2020.

Perihal ini dituliskan John dalam buku barunya berjudul “The Room Where It Happened: A White House Memoir” yang akan terbit pekan depan. Bolton mengungkapkan Trump akan memberhentikan sejumlah penyelidikan kriminal “kepada para ditaktor yang disukainya untuk kepentingan pribadi”.

Trump secara terang-terangan pernah minta bantuan kepada Presiden China Xi Jinping. Ia meminta Xi Jinping untuk memberikan dukungan terhadap dirinya agar ia dapat kembali terpilih dalam pemilu 2020.

Belakangan ini, China dikabarkan ingin menjadi satu-satunya negara adidaya. China disebut menjadi ancaman terbesar Amerika Serikat dengan aksi spionase yang dilakukan. China mulai menargetkan warga negara mereka yang tinggal di luar negeri dan memaksa mereka kembali ke negeri Tirai Bambu.

Campur tangan China berupa kampanye spionase ekonomi dengan jangkauan luas, pencurian data dan moneter serta kegiatan politik ilegal, menggunakan suap dan pemerasan untuk memengaruhi kebijakan Amerika Serikat.

Presiden China, Xi Jinping, telah mempelopori program yang disebut Fox Hunt, yang menargetkan para warga negara China yang tinggal di luar negeri dan dipandang sebagai ancaman bagi pemerintahan China untuk pulang.

Back to top button
Close