Trending

Demo Omnibus Law sampai 28 Oktober, Mahfud jamin tak ada penangkapan tapi…

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengungkapkan demo Omnibus Law berjalan sampai 28 Oktober. Data intelijen menunjukkan demo tolak Omnibus Law ini bakal runtut berlangsung sampai 28 Oktober. Mahfud jamin demo tak ada penangkapan asalkan berjalan tertib.

Mahfud menegaskan pemerintah tak akan membatasi demo dan aparat kepolisian siap mengawal aksi penyampaikan aspirasi tersebut.

Baca juga: Usai bertemu Wapres Maruf Amin, PBNU: UU Ciptaker ini eksklusif

Intelijen bergerak

Demonstran tolak Omnibus Law
Demonstran tolak Omnibus Law. Foto: Antara.

Mahfud mengatakan data demo Omnibus Law berlangsung sampai 28 Oktober berasal dari data intelijen. Bukan cuma Badan Intelijen Negara saja lho ya.

“Demo ini kita sudah tahu akan berlangsung kira-kira sampai 28 Oktober. Kita sudah tahu tanggal-tanggalnya. Kan kita punya intel, ingat intel itu bukan cuma BIN ya. Ada Kabagintelkam, Kabaintel Kejagung, intel imigrasi, intel kita banyak sekali,” kata Mahfud dalam program Rosi Kompas TV, dikutip Jumat 16 Oktober 2020.

Setelah 28 Oktober apakah akan ada demo Omnibus Law? Mahfud mengatakan belum mengecek data intelijen. Sejauh ini, data intelijen yang disampaikan ke pemerintah, demo bakal berlangsung sampai 28 Oktober saja.

Demo lanjut saja, asal

Demonstran tolak Omnibus law
Demonstran tolak Omnibus law Foto: Antara

Mahfud mengatakan silakan masyarakat demo Omnibus Law. Namun dia mengingatkan demolah yang tertib, sampaikan aspirasi dengan cara yang beradab dan elegan. Jangan sampai demo berujung rusuh atau anarkis, sebab kalau demikian, polisi akan tegas menindak dan menangkapi perusuh dan demonstran yang anarkis.

“Kalau sampai terjadi (rusuh atau anarkis) pasti di luar itu (ketentuan UU). Kalau terjadi penangkapan itu di luar ketentuan UU, UU Nomor 9 tahun 1998,” tegasnya.

Jamin tak ada penangkapan

Dalam kesempatan itu, Mahfud menjamin suara kritis tak akan diganjar dengan penangkapan.

Baca juga: Tanda tanya besar! YLBHI: Draf Omnibus Law siapa yang ngedit?

Mereka yang kritis lanjutkan saja, tapi ingat kata Mahfud, jangan sampai memancing kerusuhan. Sebab kalau demikian, aparat bakal menindak.

“Kita jamin, siapa buktinya yang ditangkap hanya karena demo tak terbukti lakukan pancing kerusuhan dan tindakan kekerasan. Semuanya terlihat, terbuka bisa dinilai masyarakat, saya jamin tak terjadi ada-apa, polisi tak represif kalau demo itu tertib,” ujarnya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close