Hot

Tak bantah kabur dari karantina, Rachel Vennya: Merugikan orang lain, egois, dan sombong

Rachel Vennya akhirnya buka suara soal aksinya yang kabur dari karantina. Seperti diektahui, Rachel dikonfirmasi tak melakoni karantina selama 8×24 jam sesuai dengan prosedur yang berlaku. Alih-alih dikarantina di hotel, Rachel justru menjalani karantina di Wisma Atlet yang notabene hanya diperuntukkan bagi golongan tertentu.

Menanggapi hal ini, Rachel Vennya pun meminta maaf atas aksinya. Meski tak secara gamblang, Rachel mengakui kesalahannya. Ia juga menyebut perbuatannya adalah hal yang ‘egois’ serta ‘sombong’.

Rachel pun berharap agar peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran baginya di kemudian hari.

“Halo teman-teman semua… Aku mau minta maaf sama kalian semua atas semua kesalahan aku. Kadang aku nyakitin orang lain, merugikan orang lain, egois dan sombong. Aku meminta maaf yang sebesar-besarnya dan semoga semua hal buruk yang pernah aku lakukan di hidup aku menjadi pelajaran buat aku. Untuk selalu berfikir saat melangkah ke depan dengan baik,” tulisnya pada Kamis, (14/10/21).

Di kalimat terakhirnya, Rachel juga mengucapkan terima kasih kepada followers-nya yang selama ini sudah mendukungnya.

Unggahan Rachel Vennya. Foto: Instagram
Unggahan Rachel Vennya. Foto: Instagram

“Untuk sahabat-sahabat online aku yang beum pernah ketemu aku tapi selalu ngedukung aku dari dulu, aku mau bilang terima kasih. -Rachel Vennya”

Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS akhirnya menemukan fakta baru terkait kabar Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet. Kata Herwin, Rachel memang kabur dari karantina dibantu oleh seorang oknum TNI petugas karantina di Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS.

“Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial FS, yang telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri,” kata Herwin melansir Suara pada Kamis (14/10/21).

Rachel Vennya. Foto: Instagram
Rachel Vennya. Foto: Instagram

Diketahui, Rachel Vennya seharusnya tidak ditempatkan di Wisma Atlet Pademangan Jakarta yang dibiayai pemerintah. Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021, pihak-pihak yang berhak menerima fasilitas reptriasi karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar, atau mahaisiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri atau pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri.

“Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close