Sport

Tanpa penalti, Ronaldo cuma sekelas pemain papan bawah, ini buktinya

Pada pertandingan terakhir melawan Atalanta, Cristiano Ronaldo berhasil menyelamatkan Juventus dari kekalahan berkat dua penaltinya di menit ke-55 dan 90. Kini, pemain berjuluk CR7 itu menjadi topskor kedua di Liga Italia dengan torehan 28 golnya.

Menariknya, hampir separuh gol yang disarangkan Ronaldo ke jala lawan, ia lakukan melalui titik putih. Bahkan, ia sampai dijuluki ‘Penaldo’ lantaran disebut-sebut jarang mencetak gol melalui skema open play. Lantas, benarkah demikian?

Baca juga: Pele: Pemain terbaik di dunia saat ini adalah Cristiano Ronaldo

Dilansir Squawka, Selasa 14 Juli 2020, hingga pekan ke-32 Serie A, pemain 35 tahun itu berhasil mencetak 11 gol penalti dari 11 kali kesempatan. Meski ia melakukannya sempurna, namun tak banyak pihak yang menganggapnya istimewa. Sebab, menyarangkan bola ke gawang lawan melalui titik 12 pas, dinilai tidak terlalu sulit.

Cristiano Ronaldo. Foto: The Sun

Menurut laporan Serie A, Ronaldo yang telah mencetak 28 gol, hanya tertinggal satu gol dari topskor sementara, Ciro Immobile dari Lazio. Sedang di bawahnya, ada pemain Inter Milan, Romelu Lukaku dengan 20 gol, Joao Pedro dari Cagliari dengan 17 gol, dan Francesco Caputo dari Sassuolo dengan raihan 16 gol.

Sekarang, mari kita berkhayal, seandainya Ronaldo tidak mendapat kesempatan penalti, maka sekira 40 persen jumlah golnya berkurang. Itu tandanya, hingga saat ini, ia baru mengemas 17 gol, alias setara dengan dua striker asal Cagliari dan Sassuolo.

Ronaldo marah disebut ‘Penaldo’

Jika kita perhatikan, saat membela klub dan Timnas, Ronaldo memang selalu dipercaya sebagai eksekutor utama penalti. Itulah mengapa, agaknya pantas jika jumlah golnya banyak yang berasal dari sana. Tapi, dalam salah satu kesempatan, ia sempat menolak dipanggil ‘Penaldo’.

Cristiano Ronaldo. Foto: Kick Off.

Dikutip dari Goal, Ronaldo membeberkan statistiknya selama masih membela Real Madrid. Menurutnya, memang ada banyak gol yang tercipta melalui titik putih. Namun, itu hanya 18 persen dari jumlah keseluruhan gol yang berhasil ia cetak. Maka, kata dia, kualitasnya jauh lebih baik dari hanya sekadar penembak penalti.

“Kalian keliru soal tuduhan itu (mayoritas golnya tercipta melalui penalti). Kalian harus melihat statistik,” katanya saat menjawab pertanyaan wartawan.

“Jadi, berapa gol yang telah saya cetak untuk Real Madrid? Dan kalian harus tahu, bukan semuanya dari penalti.” (re2)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close