Unik

Tega! Usai Sriwijaya jatuh, kini muncul akun palsu nama korban buat pansos hingga cari duit

Setelah pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakrta ke Pontianak jatuh pada beberapa hari lalu, kini sejumlah oknum tidak bertanggung jawab justru memanfaatkan tragedi itu demi meraup keuntungan semata. Pasalnya, usai pesawat milik maskapai Sriwijaya itu jatuh, kini muncul akun palsu nama korban di jejaring media sosial Instagram yang diduga buat cari duit.

Keberadaan akun-akun dari orang nakal yang mengesampingkan hati nuraninya tersebut dibahas oleh salah satu warganet penghuni media sosial Twitter, @Al_Nov8.

Dalam sebuah kicauan, dia mengatakan bahwa di tengah kabar duka terkait pesawat Sriwijaya Air yang jatuh seperti saat ini, justru sejumlah orang malah bertingkah tidak rasional.

Dia mengaku menemukan banyak akun palsu di jejaring media sosial Instagram mengatasnamakan salah satu korban yang kisahnya sempat viral, yaitu Ratih Windania.

Akun palsu itu dibuat sedemikian rupa, sehingga seakan-akan asli milik penumpang Sriwijaya Air SJ182 bernama Ratih tersebut.

Selain menggunakan nama yang sama, bahkan oknum tidak bertanggung jawab itu juga tega mencuri foto pribadi milik Ratih.

Dia juga menjelaskan, tujuan utama dari adanya akun-akun itu tak lain untuk pansos (panjat sosial) dari sejumlah akun yang nantinya bakal follow akun palsu tersebut.

“Lucu ya orang Indonesia, kabar duka dari korban malah dijadikan lelucon,” kicau akun @Al_Nov8, dikutip Hops, pada Selasa, 12 Januari 2021.

“Lebih parahnya banyak yang memanfaatkan moment tersebut untuk meraup keuntungan, dan followers dengan membuat akun fake korban. Coba hati dan otaknya di pake beg*,” sambungnya.

Usai Sriwijaya jatuh, kini muncul akun palsu nama korban buat pansos hingga cari duit. Foto: Twitter
Usai Sriwijaya jatuh, kini muncul akun palsu nama korban buat pansos hingga cari duit. Foto: Twitter

Diduga buat cari duit dengan cara dijual

Nantinya setelah mendapat followes yang cukup banyak, akun-akun palsu tersebut diduga akan dijual untuk kemudian dipakai dan diganti nama menjadi akun pribadi maupun online shop.

“Biasanya yang begitu untuk mendulang followers dan viewers, nanti kalau kasus atau berita mulai redup aku itu akan berubah menjadi akun (meme, shitpost, pribadi, olshop dll) biasanya dijual atau juga memanfaatkan untuk mendapatkan endorse,” ujarnya.

Atas adanya akun palsu yang mengatasnamakan salah satu korban pesawat itu membuat dirinya geram dan meminta agar oknum tersebut menggunakan hati nuraninya ketimbang mengedepankan kepentingan pribadi semata.

“Coba dong di pake hati dan otak lo pada, ini musibah keluarga serta kerabat korban sedang berduka. Masih aja sempet-sempetnya lo pansos dengan membuat akun fake korban dan memposting video evakuasi lion air supaya dapat viewers dan followers. #prayforsriwijayaairsj182,” katanya.

“Tujuannya apasih begitu? Biar followersnya naik drastis? Biar viewersnya nambah banyak? Biar dapet endorse? Biar akunnya bisa di jual ke olshop? Miskin amat si kalian nyari duit dari memanfaatkan situasi duka, gak punya skill kali ya? Hidupnya cuma menang aktif di sosial media,” sambungnya.

Sindrom sosial media

Pesawat Sriwijaya Air. Foto: Sriwijaya.
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: Sriwijaya.

Pada bagian akhir kicauan yang diutas, dia mengatakan bahwa sikap buruk itu bernama sindrom sosial media, di mana orang-orang itu mengesampingkan nuraninya demi followers, viewer, hingga subscriber di media sosial.

“Social media syndrome, dimana semua orang gila akan followers, viewers, dan subcriber. Sampai lupa untuk menggunakan akal dan nuraninya dalam memanfaatkan situasi duka,” imbuhnya.

Kicauan dan utas tersebut mendapat berbagai tanggapan di kolom komentar oleh warganet.

Emang otaknya udah pada gada, dibawah derita orang masih sempet-sempetnya nyari keuntungan, miris bngt tinggal di negeri dagelan,” balas akun @Riiidinyatiga.

Padahal pas malemnya saya liat masih 1, itupun saya yakin yg asli. Eh besoknya saya liat udah banyak bgt, fake semua pula,” ujar akun @a_shabrinaa.

Orang-orang kenapa sih? Udh baik bgt Allah kasih otak. Tapi malah gak di pake. Miris,” imbuh akun @ameliasindyey.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close