Hobi

Trik engine brake pada mobil matik, gampang kok!

Hops.id – Teknik pengereman mesin perlu dikuasai supaya mengemudi jadi lebih aman.

Mengemudi tentu membutuhkan teknik. Sebab ada beberapa kondisi yang memerlukan kepiawaian pengemudi untuk menghadapi masalah. Salah satunya adalah teknik pengereman mesin alias engine brake.

Teknik ini bisa kamu maksimalkan jika dalam keadaan mendukung. Ini tentu penting demi keselamatan. Namun, umumnya teknik engine brake banyak dilakukan pada mobil dengan transmisi manual.

Tapi bukan berarti enggak bisa dilakukan pada mobil matik. Seperti dikutip Mechanical, engine brake merupakan teknik pengereman dengan cara menurunkan putaran mesin.

Pada mobil bertransmisi manual, teknik ini umumnya dilakukan dengan cara menurunkan gigi tinggi langsung ke gigi rendah. Sedangkan untuk mobil matik, bisa dilakukan dengan cara menaikan posisi transmisi dari D ke 2.

Dengan cara tersebut, secara otomatis laju mobil bakal seketika berkurang tanpa kamu harus mengeremnya terlebih dahulu.

Engine brake. Photo: Suzuki Indomobil Sales

Teknik ini memang diakui jarang dilakukan dan banyak tidak diketahui pengguna mobil matik. Salah satu alasannya, karena mereka takut bakal merusak mesin. Padahal, jika dilakukan dengan tepat tidak akan demikian.

“Hal penting yang harus diingat adalah lakukanlah penurunan gigi secara bertahap. Jangan langsung loncat ke level transmisi paling rendah. Jika pada mobil bertransmisi matik, umumnya level D, turun ke level 2 baru ke Low (L),” sebutnya.

Jika masih ragu, Kamu juga bisa langsung menanyakan perkara ini ke mekanik andal di bengkel resmi mobil. Dengan begitu, kamu akan paham bagaimana cara yang tepat melakukan engine brake pada mobil matik.

Baca juga: Yamaha Nmax baru vs lama, banyak yang berubah

Cara Lain

Sementara itu, melakukan engine brake pada mobil matik juga bisa dilakukan dengan down shift. Bagi transmisi yang mempunyai fitur over drive atau O/D, kamu bisa menonaktifkan fitur tersebut guna menurunkan posisi transmisi.

Sedangkan pada engine break mobil matik yang tidak mempunyai over drive, bisa langsung menurunkan posisi transmisi dari D ke 3, 2 atau L.

Walau begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yakni rpm mesin harus dalam keadaan yang pas ketika melakukan down shift.

Beberapa mobil matik modern sebenarnya telah dilengkapi fitur yang bisa melakukan engine brake. Seperti fitur Grade Logic Control pada mobil matik Honda.

Fitur ini akan membantu melakukan engine brake tanpa perlu mengganti tuas persneling. Sedangkan untuk mobil dengan transmisi manual, engine brake bisa dilakukan dengan menurunkan posisi transmisi ke posisi yang lebih rendah.

Bisanya engine brake bisa dilakukan ketika putaran mesin ada di kisaran 3.000 rpm. (Wren Jonah)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close