Fit

Akhirnya bicara, Terawan: Vaksin yang keluar untuk golongan tertentu saja

Terawan: Vaksin Covid-19 tersedia pada November 2020 sebanyak 6,6 juta vaksin.

Setelah banyak digunjing dan dipertanyakan kinerjanya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang biasanya hanya memilih diam, kini angkat bicara.

Baca juga: ‘Dikangenin’, lihat lagi 4 pernyataan Menteri Terawan yang kontroversial

Bukan menanggapi cibiran, namun ia menyampaikan soal vaksin yang akan diluncurkan di Indonesia pada November 2020 nanti.

Hal itu ia ungkapkan dalam kunjungan kerja ke China pada pekan lalu. Saat itu ia mencoba menguraikan persiapan detail program vaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan, 6,6 juta Vaksin Covid-19 tersedia November 2020. Namun vaksin yang diluncurkan itu hanya diprioritaskan untuk 3 golongan tertentu saja.

“Pada tahap awal, kami akan memberikan prioritas vaksin kepada mereka yang di garda terdepan, yaitu medis dan paramedik, pelayanan publik, TNI/Polri, dan seluruh tenaga pendidik,” kata Menkes Terawan, seperti dikutip dalam rilis Kemenko Maritim, Senin 12 Oktober 2020, dan dinukil HOPS dari Suara.com.

Lebih lanjut, ketersediaan vaksin tersebut telah dipastikan dalam pertemuan delegasi Indonesia dengan pemimpin perusahaan produsen Covid-19 yakni, Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac di China.

Ia melanjutkan, prioritas para tenaga kesehatan dan aparat keamanan yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid-19.

Menurutnya para garda terdepan dan yang tidak mampu secara ekonomi akan dibayarkan vaksinnya oleh Pemerintah.

“Mereka yang di garda terdepan dan peserta Penerima Bantuan Iuran alias PBI dalam BPJS Kesehatan akan ditanggung biaya vaksinnya oleh Pemerintah,” ujarnya.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (tengah) saat evakuasi 188 awak kapal World Dream di Jakarta. Foto Instagram @kemenkes_ri

Untuk tahun ini, Cansino sanggup menyediakan 100.000 vaksin dosis pada November 2020. Selanjutnya mereka akan menyediakan 15-20 juta vaksin pada tahun 2021.

Sementara itu, G42/Snipharm sanggup menyediakan 15 juta vaksin (dua dosis vaksinansi) tahun ini, 5 juta di antaranya akan datang pada November 2020.

Sinovac sanggup menyediakan 3 juta vaksin hingga Desember 2020

Sementara itu, disebutkan pula bahwa Sinovac sanggup menyediakan 3 juta vaksin hingga Desember 2020.

Vaksin Covid-19 dari Sinovac
Vaksin Covid-19 dari Sinovac . Foto Instagram @siteanotabahia

Jumlah tersebut akan didatangkan ke Indonesia secara bertahap, yakni 1,5 juta vaksin dosis tunggal pada minggu pertama November, 1,5 juta vaksin dosis tunggal pada minggu pertama bulan Desember 2020. Setelah itu mereka akan mengirimkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk.

Di tahun 2021, Sinopharm akan mengusahakan untuk mengirimkan 50 juta vaksin (dual dose), Casino 20 juta vaksin (single dose), dan Sinovac 125 juta (dual dose).

Baca juga: Jarang muncul selama pandemi, koleksi motor Menkes Terawan bikin kaget

Untuk menjaga akuntabilitas pengadaan vaksin, maka vaksin yang dibayarkan pemerintah maupun yang mandiri tetap harus melalui Bio Farma, sebagai BUMN yang ditunjuk untuk pengadaan vaksin.

Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, dalam waktu dekat Bio Farma diminta memaparkan kepada publik mengenai biaya pembelian vaksin dari semua mitra kerja samanya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close