Trending

Teriakan lantang FPI di demo UU Ciptaker: Tak ada pilihan, copot Jokowi!

FPI dan Persaudaraan Alumni atau PA 212 yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) menggelar demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja atau UU Ciptaker di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa 13 Oktober 2020. Pada kesempatan yang sama, mereka juga menuntut Presiden Jokowi mundur.

Dalam orasinya, Pengurus FPI DKI Jakarta, Salman Alfarisi mengatakan, pengesahan UU Ciptaker sudah membuat resah banyak pihak. Namun, dalam hal tersebut, pihak yang patut disalahkan bukan hanya DPR sebagai legislator, melainkan juga presiden. Itulah mengapa, dia meminta, Jokowi untuk segera menanggalkan jabatannya.

Baca juga: Demo FPI-PA 212 di Patung Kuda berujung bentrok, Polisi tembakan gas air mata

“Beberapa waktu lalu, kawan kita dari buruh, dari mahasiswa, mereka menuntut membatalkan Omnibus Law digagalkan. Sebagian  masih menyatakan bilang Omnibus Law itu kesalahan DPR. Bukan hanya kesalahan legislatif, tetapi biangnya eksekutif,” ujar Salman saat orasi di atas mobil komando, dikutip dari Era.

“Tidak ada pilihan kecuali meminta untuk bapak Jokowi mundur, betul?” serunya seakan melempar pertanyaan retoris ke massa yang datang. Mereka pun menyaut ‘betul’ dengan serempak.

Konvoi rombongan FPI. Foto: Antara.
Konvoi rombongan FPI. Foto: Antara.

Lebih jauh, Salman menegaskan, aksi menolak UU Ciptaker tersebut dihelat lantaran umat Islam—sebagai kelompok mayoritas di Indonesia—sudah tak tahan lagi melihat ketidakadilan yang acap ditampilkan pemerintah. Maka dengan begitu, kata dia, umat Islam harus bersatu untuk memerangi ketidakadilan tersebut.

“Karena ketidakadilan di tengah-tengah kita, karena ketidakadilan ada di hadapan kita, maka sebagai umat Islam kita akan membubarkan ketidakadilan di negeri kita,” tegasnya.

Jokowi diminta terbitkan Perppu pembatalan UU Ciptaker

Sebelumnya, disitat dari VIVA, Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya menolak pengesahan UU Ciptaker sejak awal.

FPI gelar aksi demo. Foto: Tagar
FPI gelar aksi demo. Foto: Tagar

Itulah mengapa, kata dia, seandainya kelak Presiden Jokowi menolak tuntutan tersebut dan UU Ciptaker belum juga dibatalkan, maka Jokowi diminta mengundurkan diri bersama dengan para oknum anggota DPR yang terlibat dalam pengesahan tersebut.

“Ini kami meminta agar Jokowi mengeluarkan Perppu pembatalan UU OBL (Omnibus Law) karena cacat hukum, karena diduga hanya baru draf saja tapi sudah disahkan.”

“Kalau tidak, Jokowi wajib mengundurkan diri bersama para oknum anggota DPR-nya, serta parpol yang terlibat agar segera dibubarkan, dan juga kami meminta bebaskan semua yang ditahan. Serta usut oknum aparat yang telah melakukan penganiyaan kepada para peserta aksi,” kata dia.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close