Trending

Terkuak, begini isi obrolan Yosef dan Mimin di malam jelang pembunuhan

Suami Tuti Suhartini sekaligus ayah kandung Amalia Mustika Ratu, Yosef Hidayah mengaku sedang menginap di rumah istri mudanya, Mimin saat kedua korban ditemukan terbunuh di bagasi mobil mewah. Lantas, apa isi obrolan Yosef dan Mimin pada malam tersebut?

Salah satu tim kuasa hukum Yosef dan Mimin, Deden Nasution pertama-tama mengatakan, kedua kliennya baru saja menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat tersebut. Kala itu, mereka dimintai keterangan mengenai malam sebelum kejadian.

“(Mereka) ditanya, kapan Pak Yosef datang, Bu Mimin posisinya seperti apa, masuk kamar jam berapa. Bu Mimin (tanggal 17 Agustus) ada di rumah. Pak Yosef datang, Bu Mimin lagi nonton TV. Sebelum diperiksa Bu Mimin disumpah dulu,” ujar Deden, dikutip dari Tribun, Jumat 1 Oktober 2021.

Yosef Hidayah memenuhi panggilan ke-13. Foto tvOne.
Yosef Hidayah memenuhi panggilan ke-13. Foto tvOne.

Lebih jauh, Deden menjelaskan, pada malam sebelum pembunuhan, Yosef dan Mimin sempat bicara atau mengobrol. Namun, isi obrolannya tak ada yang mencurigakan, yakni mengenai kepulangan Yosef ke kediamannya di Jalancagak, Subang.

“Bu Mimin menanyakan ke Pak Yosef, ‘mau pulang atau enggak?’. Itu sekitar jam 20.19. Pak Yosef kemudian jawab, ‘akan pulang sebentar’. Memang Pak Yosef pulang jam 21.30,” terangnya.

Kasus pembunuhan Tuti dan Amalia masuki babak akhir

Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, baru-baru ini pihaknya menemukan bukti baru melalui kamera CCTV yang terpasang tak jauh dari TKP. Dia memastikan, ada hal ganjil dan patut dicurigai yang tak sengaja terekam kamera tersebut.

Hanya saja, Kombes Pol Erdi belum bisa memastikan, rekaman seperti apa yang membuatnya merasa curiga. Benarkah wajah pelaku ikut tertangkap kamera? Sayangnya, dia belum bersedia membocorkannya.

“Saat ini penyidik sedang melakukan kegiatan-kegiatan pendalaman terkait masalah pembuktian-pembuktian secara konvensional mulai dari olah TKP kemudian mengarah kepada ditemukan beberapa hal yang dicurigai baik dari CCTV maupun yang lain,” tutur Erdi.

Rumah Tuti Amel di Subang. Foto Ist.
Rumah Tuti Amel di Subang. Foto Ist.

Lebih jauh, Erdi memastikan, lamanya pengungkapan kasus Subang bukan karena ada kendala-kendala berat. Menurut dia, penyidik hanya membutuhkan waktu untuk bisa mengungkapnya secara jelas.

“Ini sedang kita dalami secara intensif adanya kesesuaian petunjuk dengan bukti yang ada. Tentunya membutuhkan waktu. Kita tidak bisa semudah itu menuduh seseorang tanpa mempunyai bukti dan petunjuk. Ini yang masih kita laksanakan.”

“Dalam artian, silakan masyarakat menduga dan sebagainya tetapi kami profesional untuk menentukan tersangka dan petunjuk bukti yang kita terima secara detail dan hasil evaluasi nanti ada gelar perkara untuk menentukan ini bisa dilanjutkan atau tidak,” tuturnya.

Erdi mengaku, pada prinsipnya pengungkapan kasus tersebut tidak tergolong sulit. Hanya saja, kata dia, perlu waktu sebab setiap tindak pidana memiliki karakteristik berbeda-beda.

“Pada prinsipnya tidak sulit, hanya kita membutuhkan waktu karena menentukan tersangka ini kan namanya Pro justitia. Dengan kita menemukan tersangka kita harus mempunyai bukti yang ada. Ini bukan kesulitan tapi membutuhkan waktu.”

“Karena setiap perbuatan pidana itu tidak sama pengungkapannya. Karena ini menyangkut menghilangkan nyawa orang lain, ya kita harus benar-benar mencari orang yang benar-benar melakukan,” ujar dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close