Trending

Terkuak, ini alasan Ustaz Abdul Somad ogah jadi presiden

Belakangan, banyak pihak menjagokan Ustaz Abdul Somad atau UAS maju pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang. Namun, dalam keterangannya baru-baru ini, UAS sama sekali tak berniat menjadi Kepala Negara. Sebab, hal itu tak sesuai dengan amanat yang diberikan kakeknya.

Pada video berjudul ‘Kenapa UAS tak mau menjadi Presiden Indonesia’ yang tayang bulan lalu di saluran Youtube Taufiq TV, Ustaz Abdul Somad mengatakan, sejak kecil, kakek-kakeknya berpesan dan meminta kepadanya untuk mendalami ilmu agama. Perintah tersebut yang membuat dia ogah masuk ke dunia politik.

Baca juga: Sering diundang sana-sini, berapa sebenarnya tarif ceramah UAS?

“Saya ini bukan ustaz jadi-jadian. Nih, saya kasih tahu. Saya dari kecil sudah dipesangkan datuk-datuk saya, ‘cucuku yang satu ini harus sekolah agama’, yang lain mau jadi dokter, mau jadi pengacara, mau jadi jaksa, mau jadi hakim, polisi, tentara, silakan. Tapi saya dipesankan untuk sekolah agama,” ujarnya, dikutip Sabtu 12 September 2020.

Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad. Foto: Instagram

Ia mengaku, rasanya mustahil mengkhianati amanat kakek-kakenya tersebut. Lagipula, kata dia, saat ini Indonesia sudah memiliki sejumlah kandidat Capres dan Cawapres yang mumpuni. Sehingga, jika hendak memilih presiden dan wakilnya, pilihlah yang sudah ada.

Lebih jauh, UAS mengaku, bakal selamanya bergelut di bidang keagamaan. Kalaupun harus berhenti ceramah dari satu mimbar ke mimbar lain, ia berniat mengajar anak-anak ngaji saja.

“Jadi, sekarang pilih lah (kandidat Capres) yang lain-lain, jangan sakit hati. Masih banyak kok yang hebat-hebat. Makanya saya sampai mati mau jadi ustaz saja,” terangnya.

“Kalau masih kuat berceramah, saya berceramah. Kalau sudah tidak kuat, mungkin ngajar alif (ngaji) saja,” sambung dia, yang kemudian mengundang tawa penonton.

UAS punya bekal jadi presiden

Sebelumnya, disitat dari Jitunews, Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya menilai, UAS punya bekal untuk maju sebagai salah satu kandidat Capres Indonesia, yakni memiliki pengikut yang setia dan tersebar di mana-mana. Kelebihannya itu bakal kian sempurna seandainya dia menguasai komunikasi politik dengan benar.

Ustaz Abdul Somad. Foto: Youtube
Ustaz Abdul Somad. Foto: Youtube

“Tentu ranah agama dan ranah politik itu dalam proses berkompetensi dan berkontestasi adalah dua hal yang berbeda. Cuma preferensi itu penting, media sosial itu memang penting, dan mereka cukup kuat.”

“Nah, sejauh apa kemudian modal sosial yang kuat itu mampu menjadi lebih kuat ketika ditransfer menjadi modal politik,” kata dia.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close