Lifestyle

Disebut terlalu cantik, Ibu sekap anak selama 26 tahun, tak boleh mandi sejak 2006

Seorang ibu asal Rusia sekap putrinya selama 26 tahun di rumahnya yang kumuh dan jorok. Alasan sang ibu menyekap buah hatinya itu tidak masuk akal, karena si anak disebut terlalu cantik.

Tak hanya tidak memperbolehkan anaknya keluar rumah (sekap), sang ibu juga tidak memenuhi kebutuhan anaknya dengan layak.

Baca juga: Tak laku, pemilik bagikan gratis rumahnya yang berhantu: Kisahnya kelam!

Rumah yang kumuh tempat anaknya disekap penuh dengan tikus, kucing, kecoak hingga lalat. Tak hanya itu, di rumahnya juga disebut tak ada pasokan air bersih yang mengalir sejak beberapa belas tahun silam, sehingga sang ibu melarangnya mandi sejak 2006.

Kejadian miris itu terjadi di Rusia. Seorang ibu kandung bernama Tatyana Bushueva tega mengurung anaknya di rumah yang tak layak tinggal sejak 1994 silam. Kala itu putrinya, Nadezhda berusia 16 tahun.

Nadezhda disekap orangtua 26 tahun
Nadezhda disekap orangtua 26 tahun Photo: Istimewa

Dilansir laman ibtimes, Nadezhda mengatakan ibunya saat itu bilang kalau dirinya terlalu cantik, ia khawatir jika ada yang melukainya. Percaya dengan kekhawatiran sang ibu, Nadezhda menurut dan tetap berada di rumah selama 26.

“Saya tetap menurutinya karena kemauan saya sendiri. Saya tidak merasa disekap karena mama menyayangi saya,” ujarnya kepada pihak berwajib.

Nadezhda nekad keluar rumah untuk mengantar ibunya ke rumah sakit karena tiba-tiba pingsan dan beberapa kali mengalami sesak napas, hingga akhirnya meninggal dunia di RS karena stroke.

Karena melihat penampilannya yang tidak biasa, pihak rumah sakit cuiga dan menelepon dinas sosial.

Kehidupan yang tertutup

Lebih lanjut, Nadezhda bercerita kehidupan ibunya dan dirinya sangat sulit. Sehingga lama kelamaan rumahnya tak terawat dan mulai hancur sana-sini.

Beberapa hewan tak diundang juga bermunculan, seperti tikus hingga kecoak. Bahkan ia menceritakan karena usianya pendek, tikus di rumahnya sering mati dan menjadi bangkai dan dibiarkan mengering begitu saja.

Lalu Nadezhda juga bercerita bahwa di rumahnya sanitasinya sangat buruk.

“Tak ada air mengalir di rumah kami, sehingga kami tak mandi sejk 2006 (24 tahun lalu),” ujarnya.

Nadezhda yang usianya kini 43 tahun mengatakan bahwa ibunya, Tatyana putus hubungan dengan dunia luar setelah pensiun dari dunia kerja, ia menjadi sangat tertutup.

Rumah Nadezhda disekap orangtua 26 tahun
Rumah Nadezhda yang disekap orangtua 26 tahun Photo: IStimewa

“Seringkali mama menolak bantuan yang ditawarkan oleh layanan sosial dan pejabat lainnya.”

Khawatir akan keselamatan putrinya, Tatyana menghentikannya dari menyelesaikan pendidikan dan mencari pekerjaan. Nadezhda mengklaim bahwa dia terbiasa terjebak di rumahnya.

“Kami tidur di ranjang yang sama. Rumah itu tidak memiliki air mengalir dan listrik. Sejak tak mandi, rambut di kepala saya sangat kusut dan gumpalan itu harus dipotong,” ujarnya.

Nadezhda mengklaim bahwa kucing memiliki lebih banyak kebebasan daripada dirinya. Dia menyatakan bahwa dia merasa seperti orang mati yang hidup tanpa keberadaan.

Tetangga di rumahnya, yaitu penghuni lain dari desa Arefinsky di Rusia Barat bahkan mengira rumah keduanya kosong dan tak terawat, karena hampir tak ada aktifitas di dalamnya.

Tidak jelas mengapa Tatyana dibawa ke rumah sakit. Namun, berspekulasi bahwa dia menderita stroke.

Pernah sesekali Nadezhda merasa bosan dan mencoba kabur, namun sang ibu lebih sigap dan tau bagaimana cara menghentikan putrinya, hingga akhirnya Nadezhda menyerah mencoba.

Tidak mengalami gangguan jiwa dan ingin hidup normal

Setelah melakukan beberapa wawancara penting yang berhubungan dengan psikologis, Nadezhda dinyatakan tidak mengidap gangguan mental bahkan ia juga disebut-sebut punya rencana tersendiri untuk hidupnya ketika bebas.

Setelah mendapatkan kembali kebebasannya, Nadezhda berharap menemukan pekerjaan dan mendapatkan paspor.

The Sun melaporkan bahwa Nadezhda sangat takut pada dunia luar sehingga dia menolak untuk pergi bersama ibunya ke rumah sakit.

Dengan tidak adanya Tatyana, Nadezhda berbicara dengan pemimpin dewan lokal Vasily Tovarnov. Tovarnov terkejut dengan keadaan wanita itu. Dia menawarkan makanan yang tidak dia miliki.

Tovarnov menegaskan bahwa Nadezhda “tidak gila.” Dia rupanya memintanya untuk membantunya mendapatkan paspor dan pekerjaan. Khawatir bahwa dia tidak siap menghadapi dunia, Nadezhda tidak ingin hidupnya berubah banyak.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close